Akademisi UMNU Kebumen Sebut Jangan Hanya Kejar Tren, Perencanaan Rute Perlu Perhatikan Keselamatan

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:28 WIB

 

Rute kucing UGM menjadi spot favorit pelari. Istimewa
Rute kucing UGM menjadi spot favorit pelari. Istimewa

KEBUMEN - Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen mencermati fenomena aktivitas lari menggunakan aplikasi peta digital yang membentuk pola tertentu yang belakangan tren di kalangan pelari.

Dia menilai, perkembangan teknologi telah merubah budaya olahraga masyarakat menjadi lebih kreatif dan menyenangkan. 

Kaprodi Pendidikan Olahraga UMNU Kebumen Khafid Irkham mengatakan, perpaduan teknologi digital dan olahraga faktanya telah menjadi daya tarik tersendiri. Terutama bagi generasi muda.

Baca Juga: Puluhan Siswa SMPN 3 Candimulyo Diduga Keracunan MBG, Dilarikan ke Puskesmas hingga RSUD Merah Putih

Aktivitas olahraga yang dikemas dengan unik tersebut membuat masyarakat tidak lagi hanya sekadar mengejar kebugaran, namun juga sebagai sarana berekspesi menghasikkan karya. 

"Mungkin lebih menyenangkan, selagi mengedepankan prinsip latihan dan aspek keselamatan tentunya," katanya, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, kerativitas yang muncul melalui peta digital menjadi bagian inovasi olahraga. Dia menerangkan, tantangan menciptakan gambar atau pola tertentu pada peta secara otomatis akan mendorong pelari lebih bersemangat menyelesaikan jarak tempuh sesuai rute.

"Tren GPS Art melalui Strava mampu meningkatkan motivasi masyarakat aktif bergerak," ujarnya.

Baca Juga: Kejari Sleman Pastikan Proses Penyidikan Raudi Akmal Tetap Berlanjut

Meski sedang tren, dia mengingatkan aktivitas olahraga tersebut perlu memperhatikan aspek keselamatan. Salah satunya dengan perencanaan rute hendaknya tidak hanya berorientasi pada pola, tetapi juga perlu melihat kondisi keamanan medan dan lalu lintas sepanjang rute yang ditentukan.

"Jangan cuma kejar tren saja, keselamatan juga penting," bebernya.

Lebih dari itu, pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas olahraga juga diharapkan tidak menggeser esensi dari olahraga. Di samping itu pelari juga perlu memperhatikan kamampuan fisik masing-masing, sebelum menepuh rute sesuai pola. (fid/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Rute Kucing UGM perencanaan pelari keselamatan