Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gandeng Komunitas Anak Muda, Mengunjungi JNM Bloc, Ruang Kreatif yang Jadi Destinasi Nongkrong hingga Event Populer di Kota Jogja

Heru Pratomo • Minggu, 28 September 2025 | 14:05 WIB
TEMPAT NONGKRONG: Pengunjung yang mayoritas anak muda memilih JNM Bloc sebagai tempat berkumpul untuk nugas, kulineran hingga sekadar bertemu dengan teman-temannya.
TEMPAT NONGKRONG: Pengunjung yang mayoritas anak muda memilih JNM Bloc sebagai tempat berkumpul untuk nugas, kulineran hingga sekadar bertemu dengan teman-temannya.

JOGJA - Hampir empat tahun sejak peresmiannya pada Oktober 2021, JNM Bloc kini jadi satu destinasi kreatif di Jogja. Mengusung konsep ruang kreatif berbasis komunitas, kawasan ini memadukan kuliner, seni, hiburan, dan berbagai bentuk aktivitas lintas generasi.

Direktur JNM Bloc Hanafi Herlangga mengatakan, sejak ia dipercaya menahkodai JNM Bloc pada Februari 2022, banyak dinamika yang dialami. Menurutnya, jumlah pengunjung memang konsisten tinggi, tetapi ada tantangan dari sisi daya beli.

"Spending belum begitu sesuai ekspektasi. Mungkin karena ekonomi agak turun, semua pengusaha juga merasakan. Pengunjung banyak, tapi tantangannya di spending-nya," ujarnya kepada Radar Jogja, Sabtu (27/9).

Hanafi merinci, saat ini ada sekitar 20 tenant yang bergabung di JNM Bloc. Mayoritas merupakan tenant food & beverage (F&B), namun ada juga layanan gaya hidup lain seperti nail art hingga photo box. Tenant-tenant tersebut hadir dengan format yang bervariasi, ada yang bersifat pop up maupun kontrak tahunan.

Dalam hal transaksi, JNM Bloc mencoba mendorong sistem cashless. Tujuannya bukan hanya agar lebih efisien dan akuntabel, tetapi juga demi mendukung upaya ramah lingkungan. Meski demikian, Hanafi mengakui tantangan masih besar.

"Kami berusaha edukasi customer untuk cashless. Tapi di Jogja belum bisa sepenuhnya. Kadang ada kondisi situasional, kalau benar-benar tidak bisa ya tetap menerima cash," terangnya.

Untuk menjaga atmosfer agar tidak monoton, manajemen JNM Bloc juga menerapkan agenda rutin. Setiap minggu minimal ada tiga acara reguler, di antaranya Layar Mantap pemutaran film tiap Selasa, karaoke setiap Kamis, dan live musik saat akhir pekan.

Di luar itu, JNM Bloc juga berkolaborasi dengan pihak eksternal menghadirkan aktivitas lain seperti pound fit dan yoga.

"Banyak juga kegiatan berbau komunitas, mulai dari pameran lukis, seni, kerajinan, hingga event kreatif lainnya," kata Hanafi.

Dari pemetaannya, sekitar 80 persen pengunjung harian JNM Bloc berasal dari kalangan anak muda, khususnya SMA dan mahasiswa. Sementara segmen keluarga lebih dominan hadir saat akhir pekan.

"Target kita sebenarnya semua usia, tapi realitanya daily lebih banyak mahasiswa," tambahnya.

Event besar seperti Artjog yang tiap tahun digelar di kompleks Jogja National Museum, diakui Hanafi, turut mendongkrak jumlah kunjungan ke JNM Bloc.

"Saat Artjog, kunjungan weekday bisa sampai 1.000 orang, weekend 2.000 orang. Kalau hari biasa sekitar 300-500 daily, dan 700-1.000 saat weekend," jelas Hanafi.

Selain itu, ia menuturkan JNM Bloc juga merespons tren global maupun lokal dengan cepat. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga relevansi dan tren yang berlangsung.

"Kami selalu bikin aktivasi yang relevan dengan tren. Misalnya tren Roblox yang sedang naik, kami coba ikuti. Tapi tidak semua works, jadi tetap trial and error," ujar Hanafi.

Untuk mengukur kebutuhan pasar, JNM Bloc rutin mengadakan mini survei, memadukan masukan dari tim, pengunjung, hingga data media sosial.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Intan Faizah, mahasiswi rantau asal Tangerang, mengaku mengenal JNM Bloc dari media sosial.

"Awalnya lihat review di TikTok, terus coba datang ke sini. Kebetulan aku mahasiswa baru, ternyata cocok ke sini, tenant-nya banyak pilihan, dan suasananya bikin betah," ceritanya.

Media sosial memang menjadi pintu masuk penting bagi JNM Bloc. Dari pengamatan Hanafi, mayoritas followers mereka justru berasal dari luar Jogja, dengan dominasi Jakarta.

"Animo di sosmed tinggi. Banyak turis dan anak muda luar Jogja yang datang setelah tahu dari situ," ujar Hanafi.

Untuk diketahui, jadwal operasional JNM Bloc sendiri dimulai pukul 11.00 hingga 23.00 WIB, dengan tenant baru buka mulai jam 11 siang.

Bulan depan, Oktober, JNM Bloc bersiap merayakan ulang tahun keempat dengan rangkaian acara khusus, disusul konser musik pada November. (iza/pra)

Editor : Herpri Kartun
#Mahasiswa #Kuliner #Hiburan #Seni #cashless #JNM Bloc