RADAR JOGJA - Media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap hari, banyak menghabiskan waktu berjam-jam untuk scroll feed Instagram, membaca cuitan di Twiter, atau menonton video di TikTok.
Laporan di DataReportal menunjukkan bahwa rata-rata pengguna internet menghabiskan sekitar 2 jam 23 menit per hari di media sosial, yaitu sekitar 35,8% dari waktu online mereka. Secara global, pengguna media sosial menghabiskan total 720 miliar menit per hari.
Penggunaan media sosial bervariasi berdasarkan usia dan negara, dengan wanita usia 16-24 tahun sebagai pengguna paling aktif. TikTok memimpin dalam waktu rata-rata per pengguna, sementara YouTube mendominasi total waktu penggunaan.
1. Jangan Buka Medsos Ketika Bangun Tidur
Hindari ketika bangun tidur mengecek media sosial, hal ini dapat menyebabkan merusak kesehetan mental dan menyebabkan kecemasan.
Lakukan ini mulai dari waktu Subuh sampai pukul 08.00 dapat digunakan untuk dzikir pagi, membaca Al-Quran dan mendengarkan kajian online.
Dengan menunda akses ke media sosial di pagi hari, akan lebih fokus pada rutinitas pagi yang sehat. Hal ini dapat membantu memulai hari dengan pikiran yang lebih tenang dan positif.
2. Jangan Buka Medsos di Waktu Kerja
Membatasi akses selama jam kerja guna untuk meningkatkan fokus dalam menyelesaikan tugas. Sebab membuka media sosial di waktu kerja sering menyebabkan ketidak fokusan dan memperlambat pekerjaan.
Mulailah dari jam 08.00-11.30 fokus pada pekerjaan, kecuali membuka medsos untuk mencari referensi atau saat istirahat. Dengan tidak membuka media sosial selama bekerja, dapat memaksimalkan konsentrasi pada pekerjaa.
3. Jangan Buka Medsos di Waktu Sholat Dzuhur
Hindari penggunaan media sosial selama waktu Sholat Dzuhur, agar dapat lebih fokus pada ibadah dan menyambut waktu tersebut dengan khusyuk. Ketika membuka media sosial saat mendekati waktu sholat dapat membuat lalai dalam waktu ibadah.
Lakukan ini mulai pukul 12.00-15.00 dapat digunakan untuk ibadah, makan siang dan Qailulah (tidur siang). Dengan menunda akses media sosial pada waktu ini dapat meningkatkan kewajiban ibadah.
Untuk waktu yang tersisa gunakan untuk fokus pada aktivitas lainnya. Boleh membuka medsos selama 10 menit setiap jeda istirahat.
4. Offkan Media Sosial di Waktu Magrib dan Isya
Membatasi akses media sosial pada waktu Magrib dan Isya, bertujuan menciptakan suasana tenang dan fokus pada ibadah, keluarga, membaca Al-Quran dan mendengarkan kajian.
Dengan mematikan media sosial, dapat menghargai waktu ibadah dan waktu keluarga. Hal ini dapat membangun kehangatan di dalam keluarga dan berbagi momen yang berharga tanpa ada gangguan dari dunia maya.
5. Hindari Penggunaan Media Sosial Ketika Menjelang Tidur
Aktivitas scrolling di media sosial menjelang waktu tidur dapat merangsang pikiran dan emosi, hal ini akan membuat sulit untuk merasa tenang dan siap untuk tidur.
Paparan cahay dari layar perangkat dapat mengganggu produksi hormon melatonim, yang mengatur siklus tidur. Dengan menghindari media sosial stidaknya satu jam sebelum tidur.
Rutinitas yang dapat diciptakan ketika malam yang lebih menyenangkan dan menenangkan. Dapat dilakukan membaca buku, meditasi atau bersantai, hal ini dapat membantu tubuh dan pikiran untuk tidur yang berkualitas.
Mengurangi penggunaan media sosial di waktu-waktu tertentu terbukti dapat meningkatkan produktivitas, fokus, dan kualitas hidup.
Dengan disiplin dalam mengelola akses ke media sosial, kamu akan merasakan perubahan signifikan dalam cara kamu mengelola waktu.*
(Windu Fitri Yansi: Berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin