Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Simpel, Gampang Dibuat, tapi Kurang Artistik, Dibuat oleh Seniman Otodidak atau Orang Kampung

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 30 Juni 2024 | 14:10 WIB

 

Photo
Photo

RADAR JOGJA - Tugu atau patung Keluarga Berencana (KB) atau yang sering dikenal sebagai Tugu Dua Jari banyak dijumpai. Hampir semua padukuhan memiliki Tugu KB itu sebagai sosialisasi program KB.

Pematung asal Godean Khusna Hardiyanto menyebut, secara pembuatan, patung Tugu KB itu memang cenderung sangat mudah. Sebab bentuknya simpel. Bahan yang digunakan juga gampang, dan teknik pembuatannya pun juga sangat mudah."Patung KB itu kebanyakan terbuat dari semen dan dengan cara plestering. Jadi sangat mudah untuk cara pembuatannya," ujarnya, Jumat (28/6).

Menurut Khusna pembuatan Tugu KB itu biasanya dibuat secara on the spot dan pembuatannya belum pasti seorang seniman. Karena jika diamati secara anatomi dan kebentukan, Tugu KB itu kurang menarik dan proporsional. "Karakternya bermacam-macam, kadang ada yang tidak proporsional dan tidak karuan. Karena yang membuat kebanyakan adalah seniman otodidak atau orang-orang kampung sendiri," ungkapnya.

Khusna menjelaskan, pembuatan Tugu KB itu biasanya paling lama dalam pengerjaan hanya memakan waktu sekitar seminggu saja. Di mulai dari membuat rangka dari besi dulu, lalu dikasih kawat strimin. Setelah itu diberi semen pasir dan diplestering."Itu harus cepat, kalau kelamaan nanti membentuknya yang susah, karena sudah keras, dan biasanya pagi ditempel lalu sore dibentuk," ucapnya.

Secara sudut pandang seniman, bahwa patung Tugu KB itu dinilai kurang artistik. Karena secara konsep kurang diperhatikan. Sebab bentuknya tidak memikirkan ruang.

Akan tetapi, untuk saat ini, projek pembuatan patung Tugu KB itu lebih enak. Karena sekarang sudah ada alat untuk cetak. Sehingga kebanyakan Tugu-tugu KB tersebut bisa terbilang bentuknya bisa sedikit lebih rapi. (ayu/din)

Editor : Satria Pradika
#keluarga berencana #Tugu KB #KB