Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cegah Perundungan di Kalangan Pelajar, Polsek Gondomanan Penyuluhan Anti-Bullying di SDN Sayidan, Polsek Danurejan di SMK Muhamadiyah 2 Jogja  

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 21 November 2025 | 03:25 WIB

 

Polsek Gondomanan penyuluhan anti-bullying di SDN Sayidan, Jogja. Foto bawah, Polsek Danurejan sosialisasi soal kenakalan remaja di SMK Muhammadiyah 2 Jogja (20/11/2025).
Polsek Gondomanan penyuluhan anti-bullying di SDN Sayidan, Jogja. Foto bawah, Polsek Danurejan sosialisasi soal kenakalan remaja di SMK Muhammadiyah 2 Jogja (20/11/2025).
 

JOGJA -  Jajaran Polsek kini lebih aktif melakukan penyuluhan mengenai bahaya bullying atau perundungan di kalangan pelajar. Di wilayah hukum Polresta Jogja, Polsek Gondomanan dan Polsek Danurejan terjun langsung ke sekolah-sekolah.

Untuk Polsek Gondomanan dilakukan di SD Negeri Sayidan, Kamis (20/11/2025). Penyuluhan dilakukan oleh Panit 1 Unit Binmas Ipda Sunedi bersama Bhabinkamtibmas Prawirodirjan Aipda Heribertus K dan Kanit Provos Aiptu Suryandoko.

Penyuluhan diberikan sebagai upaya edukasi dini kepada para siswa mengenai bahaya bullying, dampaknya, serta cara mencegahnya. Materi disampaikan dengan metode interaktif dan komunikatif, sehingga anak-anak lebih mudah memahami serta mengingat pesan yang diberikan.

Dalam pemaparannya, Sunedi menjelaskan definisi bullying dan perbedaannya dengan perilaku bercanda biasa. Para siswa diperkenalkan pada berbagai bentuk perundungan, seperti menendang atau memukul, mengambil atau merusak barang milik teman, menghina, mengejek, atau menyebarkan gosip, mengancam atau mengucilkan teman secara sengaja.

Ia juga menekankan bullying dapat menimbulkan dampak serius. Antara lain, gangguan mental, rasa takut, hilang percaya diri, hingga trauma.

Selain itu, siswa diajarkan cara menghadapi perundungan, termasuk berani berkata "tidak", menjauh dari situasi yang tidak aman, serta melaporkan kejadian kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

Kegiatan pun berlangsung dengan antusias dan diharapkan dapat membentuk lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari tindak perundungan.

Sementara itu, Polsek Danurejan menggelar sosialisasi kenakalan remaja di SMK Muhammadiyah 2 Jogja, Kamis (20/11/2025).  Kegiatan dipimpin Kapolsek Danurejan AKP Annas Ma'aruf Zamroni didampingi Kanit Binmas Iptu Sudaryono, Kanit Intel Ipda Kuswantoro, serta jajaran anggota.

Seluruh siswa-siswi mengikuti kegiatan penyuluhan ini sebagai upaya pencegahan dini terhadap perilaku menyimpang. Materi disampaikan oleh Kanit Binmas yang menekankan perlunya menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti bullying, pergaulan bebas, tawuran, konsumsi miras, narkoba, judi online, hingga kewaspadaan terhadap penipuan online dan penyebaran hoaks.

Petugas juga menyampaikan informasi mengenai Operasi Zebra Progo 2025 yang berlangsung 17-30 November 2025. Para pelajar diimbau menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan tertib berkendara sesuai aturan.

Diharapkan pesan-pesan kamtibmas tersampaikan dengan baik dan dapat membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggungjawab, serta menjauhi perilaku negatif. (laz)

Editor : Herpri Kartun
#Sunedi #Polsek Gondomanan #Polisi #SMK Muhamadiyah 2 Jogja #Perundungan #anti-bullying #Operasi Zebra Progo 2025 #Ipda Kuswantoro #Aipda Heribertus K #Polsek Danurejan #PRESISI #SDN Sayidan #bullying #penyebaran hoaks #penipuan online #Iptu Sudaryono #Aiptu Suryandoko #AKP Annas Maaruf Zamroni