RADAR JOGJA- Di tepi laut selatan Jawa, tepatnya di Pantai Parangtritis, Bantul, DIY, berkembang sebuah kepercayaan yang cukup popular pengunjung dianjurkan untuk tidak memakai baju berwarna hijau ketika bermain air atau berada di dekat pantai tersebut.
Menurut sebagian warga dan wisatawan, mitos ini terkait dengan sosok gaib legendaris Nyi Roro Kidul sang “Ratu Laut Selatan” yang konon menyukai warna hijau, sehingga siapa pun yang mengenakan pakaian hijau dianggap telah menggunakan warna miliknya dan bisa “tertarik” ke laut.
Namun, ketika ditelusuri oleh tim penyelamat dan petugas pantai, ternyata tidak ada aturan resmi yang melarang penggunaan pakaian hijau tersebut.
Petugas dari SAR Parangtritis menginformasikan bahwa pakaian hijau tidak secara langsung menyebabkan kecelakaan atau tenggelam.
Penjelasan yang lebih logis disampaikan oleh tim SAR apabila seseorang memakai baju hijau kemudian terseret arus atau tenggelam, pencarian menjadi lebih sulit karena warna hijau pakaian “menyatu” dengan warna air laut di sana.
Dari sisi keselamatan, kawasan Pantai Parangtritis memang dikenal memiliki arus balik (rip current) dan palung laut yang cukup berbahaya, sehingga pengawasan ekstra diperlukan.
Warna hijau baju yang sulit dibedakan dari air laut keruh menjadi salah satu faktor risiko opsional.
Di sisi budaya, kepercayaan bahwa warna hijau adalah warna favorit Nyi Roro Kidul ini sudah lama berlaku dan tercatat dalam literatur sebagai bagian dari mitos di pantai selatan Jawa.
Sebagai contoh, buku tentang legenda menyebut bahwa memakai hijau bisa membuat penggunanya “diundang” ke kerajaan lautnya.
Sementara itu, pandangan masyarakat lokal beragam ada yang menghindari warna hijau karena hormat kepada tradisi, ada pula yang memilih tidak mempercayainya dan lebih menekankan aspek keselamatan praktis.
Pedagang dan wisatawan lama di lokasi mengaku pernah memakai hijau tanpa “masalah”, namun tetap berhati-hati ketika bermain air.
Media pun mengulas bahwa mitos ini sebenarnya lebih berupa imbauan daripada larangan resmi misalnya, menyarankan pengunjung agar memilih pakaian dengan warna mencolok bila berenang demi memudahkan tim penyelamat memantau.
Namun demikian, mitos tetap mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawantak sedikit pengunjung yang mengaku “enggan memakai hijau” meski tidak benar-benar takut akan kena kutukan, karena lebih mondar-mandir mendengar cerita lokal.
Hal ini menunjukkan bagaimana budaya dan mitos masih menyatu dengan pengalaman wisata di Parangtritis.
jika Anda berkunjung ke Pantai Parangtritis dan memilih memakai baju hijau, secara teknis tidak dilarang.
Tetapi jika Anda juga ingin memastikan keamanan saat bermain air terutama di zona arus kuat memilih warna pakaian yang kontras dengan laut bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.
Jadi mitos besar hijau-baju di Parangtritis ternyata perpaduan antara cerita budaya dan logika keselamatan.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.