RADAR JOGJA - Kondisi penemuan kakek Jeni yang terikat dan penuh lumpur pada Sabtu (19/4/2025), serta pengakuannya yang merasa dibawa terbang oleh seorang perempuan, memunculkan spekulasi di kalangan warga setempat.
Beberapa dari mereka mengaitkan kejadian ini dengan legenda urban tentang Wewe Gombel, makhluk halus yang dikenal suka menculik orang tua atau anak-anak.
Pengalaman Serupa Netizen
Kejadian yang menimpa kakek Jeni diunggah akun TikTok @khumairahkhusna1 telah viral di media sosial.
Cerita kakek Jeni viral di media sosial dikaitkan dengan sosok urban legend ‘wewe gombel’ yang dikenal memiliki kesukaan menculik anak kecil, namun rupanya dialami oleh seorang kakek.
Banyak yang menganggap kejadian tersebut didasari oleh kekuatan ghaib, ditambah dominasi pengakuan pengalaman pribadi netizen di kolom komentar, semakin membuat nyata bahwa sosok menyeramkan tersebut benar-benar ada.
Unggahan tersebut menarik cerita warganet yang mengalami hal serupa, diculik wewe gombel.
“Kolong wewe (wewe gombel) itu beneran, aku pernah dibawa pas masih kecil 4 harian di sembunyiin.. dipulangin di dalam laci, badanku dimasukin di laci sama wewenya,” ujar akun TikTok @anitakazumi.
“Baru kemarin tetangga kampung, nenek-nenek dibawa kalong wewe ilang, dicariin tau tau ada di sumur tua dalam rumah kosong. Udah gitu rumahnya terkunci, malam masih bisa diselamatkan tapi besoknya meninggal,” komentar @naufal_ar20.
“abah saya juga diculik kolong wewe dari tahun 1992, sampai sekarang gak ketemu. Habis ke kyai kemana-mana, katanya disembunyiin jin islam,” ungkap akun @ci.amel.
“Aku waktu kecil dulu juga pernah dibawa kolong wewe, diumpetin di kolong emben dari bambu (lincak). Posisi mati lampu, semua orang nyariin manggil-manggil namaku. Aku denger suara mereka tapi mereka gak denger aku nangis,” ungkap @mamecca12.
Kontra Netizen
Disisi lain, beberapa netizen ada yang berkomentar dengan alasan yang ilmiah dan menduga bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh banyak faktor dan atau karena ulah manusia.
“Sholat mbak, ibadahnya tambahin lagi, gak ad aitu yang namanya hantu pocong, kalong wewe dan kawan-kawannya,” komentar @yesiam12_qw.
“Mba, selain ikhtiar spiritual cek ke dokter neuro juga ya. Kebetulan papaku dulu juga ngalamin hal serupa dan aku udah langsung curiga papa demensia. Ternyata benar dan udah masuk tahun kelima,” ujar @listyanursyifa.
“Kalo tubuh dan tangannya diiket gitu, curiganya itu yang melakukan bukan hantu tapi orang yang mungkin punya niat jahat,” pungkas @user366955011841. (Adinda Fatimatuzzahra)