Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi kreatif seorang guru saat menindak pelanggaran aturan sekolah mendadak viral dan mencuri perhatian netizen di media sosial.
Berbeda dari penanganan pendidik pada umumnya, sang guru memilih cara unik dengan mengikat rambut siswanya yang mulai panjang alih-alih mengambil gunting untuk memotongnya.
Dalam unggahan yang beredar, tampak sang guru dengan sabar merapikan dan mengikat rambut murid laki-lakinya menggunakan tali rambut di dalam kelas.
Momen penertiban yang biasanya terkesan tegang tersebut justru berubah menjadi hangat dan diwarnai gelak tawa tipis dari murid-murid lainnya.
Langkah solutif ini pun mendulang respons positif dari publik. Pendekatan tersebut dinilai menjadi contoh nyata cara mendidik yang humanis, di mana kedisiplinan tetap ditegakkan tanpa harus merusak penampilan siswa atau menimbulkan trauma emosional.
Baca Juga: Berastepu, Desa yang Sunyi di Bawah Bayang-Bayang Gunung Sinabung
Warganet ramai-ramai membanjiri kolom komentar dengan nada apresiasi. Banyak yang menilai tindakan guru tersebut sebagai bentuk hukuman yang mengedukasi sekaligus menghargai anak didik, alias "menghukum tanpa melukai."
"Nah gini daripada dipotong semaunya guru yang ada jadi gak mood muridnya belajar atau sebel berkepanjangan ke guru, mending kaya gini. Hari H kasih peringatan dan diiket kaya gitu, besoknya mereka potong sesuai aturan sekolah, malah jadi momen tersendiri buat murid," tulis pemilik akun @rhyou28 memberikan apresiasinya di kolom komentar.
Pendekatan kreatif seperti ini dinilai netizen sangat relevan dengan pola pendidikan modern.
Selain berhasil menyampaikan pesan kedisiplinan agar siswa segera merapikan rambutnya di luar jam sekolah, tindakan sang guru juga dinilai makin mempererat hubungan emosional antara pendidik dan murid.
Editor : Bahana.