YOGYAKARTA — Ada inovasi dakwah yang unik dan sangat menggemaskan datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY secara resmi meluncurkan wadah baru bagi para pencinta hewan peliharaan bernama Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) pada Minggu (5/7/2026).
Menariknya, peluncuran komunitas ini dibarengi dengan terobosan baru yang bikin netizen heboh, yaitu penerbitan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing.
Peluncuran KucingMu ini dilangsungkan bersamaan dengan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning, Yogyakarta. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DIY dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia.
Alasan di Balik Hadirnya KucingMu dan KTAM Anabul
Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, menjelaskan bahwa KucingMu dibentuk sebagai ruang dakwah alternatif untuk menjangkau komunitas pencinta hewan di ruang publik. Lebih dari sekadar ajang kumpul, inisiatif ini mengusung pendekatan One Health, yakni konsep yang menekankan eratnya hubungan antara kesehatan manusia, hewan, dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: DPRD Kulon Progo Soroti Pengelolaan APBD 2025, Dorong PAD Lebih Besar
Ruang Dakwah Baru, "Kami berharap KucingMu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah yang membawa manfaat nyata," ujar Ananto Isworo.
Selain sebagai media dakwah, penerbitan KTAM Kucing ini difungsikan sebagai basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesejahteraan anabul.
'Messi' Jadi Kucing Pertama Pemilik KTAM
Sebagai penanda peresmian, seekor kucing jantan bernama Messi didaulat menjadi penerima KTAM Kucing pertama di Indonesia. Kucing kesayangan milik Wakil Ketua PWM DIY, Ridwan Furqoni, ini mendapatkan kartu keanggotaannya usai merampungkan serangkaian tes kesehatan.
Dalam acara peluncuran tersebut, sebanyak 60 ekor kucing mendapatkan layanan kesehatan gratis berkat kolaborasi IMM DIY dengan dokter hewan profesional, serta mahasiswa Kedokteran Hewan dan Farmasi dari UGM, UMY, dan UAD. Layanan yang diberikan cukup lengkap, meliputi:
1. Pemeriksaan kesehatan umum (general check-up)
2. Konsultasi dokter hewan
3. Pemberian obat cacing dan obat kutu
4. Suplemen kesehatan
5. Pengobatan noninvasif
Ketua Bidang Kesehatan DPD IMM DIY, Afghan Azka Falah, menegaskan bahwa merawat anabul bukan sekadar wujud kasih sayang, melainkan langkah preventif penting untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).
Tertarik Bergabung? Begini Cara Daftarkan Kucing Kamu!
Kehadiran KucingMu langsung disambut antusias oleh warga persyarikatan dan masyarakat umum pencinta anabul. Lalu, bagaimana cara agar kucing peliharaanmu bisa mendapatkan KTAM eksklusif ini?
Meskipun mekanisme pendaftaran anggota via daring (online) secara penuh belum diumumkan, para pemilik pawrent bisa mengikuti langkah-langkah awal berikut ini:
Baca Juga: Pertanggungjawaban APBD Jateng 2025 Disetujui, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Pengelolaan Anggaran
- Pantau Media Sosial Resmi: Semua informasi terbaru mengenai jadwal pendaftaran, event komunitas, dan layanan kesehatan akan diumumkan secara berkala. Pastikan kamu mengikuti akun Instagram resmi penyelenggara di @pwmdiy dan @hpo.immdiy.
- Hadir di Acara Pemeriksaan Kesehatan: Merujuk pada sistem peluncuran perdananya, syarat utama agar anabul bisa mendapatkan KTAM adalah dengan mengikuti skrining kesehatan terlebih dahulu.
- Ikuti Arahan Panitia: Jika pendaftaran gelombang berikutnya sudah dibuka, bawa anabul kamu ke lokasi yang ditentukan penyelenggara untuk diperiksa secara medis, lalu daftarkan data dirimu sebagai pemilik untuk diterbitkan KTAM Kucing. (Tita Aurelia Pitaloka)
Editor : Bahana.