RADAR JOGJA - Pemandangan burung yang bertengger di atas kabel listrik sudah menjadi hal yang biasa. Meski kabel tersebut dialiri arus listrik bertegangan tinggi, burung tetap dapat hinggap tanpa tersengat. Fenomena ini sering menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat.
Secara ilmiah, burung tidak tersengat listrik karena tubuhnya hanya menyentuh satu kabel. Arus listrik akan mengalir jika terdapat perbedaan tegangan dari satu titik ke titik lain. Saat burung hanya bertumpu pada satu kabel, tidak ada jalur bagi arus listrik untuk mengalir melewati tubuhnya.
Kondisi akan berbeda apabila burung menyentuh dua kabel dengan tegangan berbeda secara bersamaan atau menyentuh kabel dan tiang listrik pada waktu yang sama. Dalam situasi tersebut, tubuh burung menjadi jalur aliran listrik sehingga berisiko tersengat.
Prinsip yang sama juga menjadi alasan mengapa petugas kelistrikan harus menggunakan perlengkapan khusus saat bekerja di jaringan listrik. Peralatan tersebut dirancang untuk mencegah tubuh menjadi penghantar arus listrik.
Fenomena burung bertengger di kabel menunjukkan bahwa sengatan listrik tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya tegangan, tetapi juga oleh adanya jalur yang memungkinkan arus mengalir. Karena itu, masyarakat tetap diimbau tidak menyentuh instalasi listrik secara sembarangan karena tubuh manusia dapat menjadi penghantar listrik yang berbahaya apabila terjadi perbedaan tegangan.
Seli Sulistiani
Editor : Iwa Ikhwanudin