Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Colossal Biosciences Berhasil Hidupkan Kembali Serigala Purba Lewat Rekayasa Genetika, Warganet Usul Hidupkan T-Rex dan Kawan-Kawannya

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 10 April 2025 | 18:36 WIB
Photo
Photo


RADAR JOGJA - Pada 1 Oktober 2024, dunia menyaksikan kelahiran dua anak serigala yang diberi nama Romulus dan Remus, hasil rekayasa genetika oleh perusahaan bioteknologi Colossal Biosciences.

Keduanya merupakan upaya pertama dalam menghidupkan kembali spesies yang telah punah, yaitu dire wolf (Aenocyon dirus), yang menghilang dari muka bumi sekitar 10.000 tahun lalu.


Proses ini dimulai dengan rekonstruksi genom lengkap dire wolf dari DNA purba yang diambil dari fosil berusia antara 11.500 hingga 72.000 tahun.

Dengan memanfaatkan teknologi pengeditan gen CRISPR, ilmuwan berhasil memodifikasi DNA serigala abu-abu (Canis lupus), kerabat terdekat dire wolf, untuk menciptakan embrio dengan karakteristik fisik khas dire wolf.

Embrio-embrio ini kemudian ditanamkan pada anjing domestik sebagai ibu pengganti, yang melahirkan Romulus dan Remus.

Keberhasilan ini tidak berhenti pada kelahiran dua anak serigala tersebut.

Pada 30 Januari 2025, seekor anak serigala betina bernama Khaleesi juga lahir melalui prosedur serupa, menambah jumlah individu dire wolf yang berhasil dihidupkan kembali menjadi tiga.

Namun, pencapaian ini memicu perdebatan di kalangan ilmuwan.

Beberapa ahli berpendapat bahwa meskipun hewan-hewan ini memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan dire wolf, mereka sebenarnya adalah serigala abu-abu yang telah dimodifikasi secara genetika, bukan dire wolf sejati.

Dr Nic Rawlence, seorang ahli zoologi, menekankan bahwa dire wolf dan serigala abu-abu berasal dari genus yang berbeda, sehingga hasil rekayasa ini lebih tepat disebut sebagai hibrida.


Tanggapan Netizen


Banyak dari netizen yang kagum sekaligus memuji keberhasilan perusahaan bioteknologi Colossal Biosciences dalam merekayasa genetik serigala yang sudah punah 10.000 tahun lalu.

Bahkan, netizen di media sosial banyak menanti makhluk purba lainnya yang kemungkinan dapat dihidupkan lagi genetikanya seperti dire wolf tersebut.


“Ga sabar gilirannya dinosaurus,” komentar netizen.
“Tinggal nunggu mammoth yg katanya juga mau di rekayasa,” tambah netizen.
“Keren sih, dinamain Romulus dan Remus yg berasal dari mitologi romawi yg konon katanya kota roma ditemukan oleh kedua anak yg dibesarkan oleh seekor induk serigala dan kemudian diberi nama Romulus dan Remus,” komentar dari netizen lain.


“Ayam nya udah ada, tinggal DNA t-rex nya,” komentar dari netizen.


Di sisi lain, Colossal Biosciences menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah mengembalikan spesies yang telah punah dan memperbaiki ekosistem yang telah terganggu akibat ulah manusia.

Mereka menekankan pentingnya praktik etis dan tanggung jawab lingkungan dalam setiap langkah yang diambil. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#rekayasa genetika #serigala purba #Colossal Biosciences