RADAR JOGJA - Burung perkutut sudah lama dikenal sebagai salah satu burung yang memiliki kedudukan istimewa dalam budaya Jawa.
Selain suaranya yang merdu, burung ini juga kerap dikaitkan dengan berbagai kepercayaan dan mitos.
Salah satunya adalah keyakinan bahwa burung perkutut, terutama jenis katuranggan korowelang, dapat berubah menjadi ular.
Namun, apakah mitos ini sebatas cerita atau ada fakta?
Burung perkutut yang dapat berubah menjadi ular muncul terutama dari perkutut katuranggan korowelang, yang memiliki ciri khas berupa garis-garis hitam pada ekor dan sayapnya, menyerupai sisik ular.
Menurut cerita turun-temurun, perkutut jenis ini diyakini bisa berubah menjadi ular, terutama dalam situasi tertentu, seperti saat melindungi pemiliknya dari bahaya.
Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang dapat membenarkan bahwa burung perkutut benar-benar bisa berubah menjadi ular.
Ahli biologi dan zoologi menjelaskan bahwa burung dan ular adalah dua spesies yang sangat berbeda, dan secara biologis, transformasi semacam itu tidak mungkin terjadi.
Mitos tentang burung perkutut yang bisa berubah menjadi ular memang sulit dibuktikan secara ilmiah.
Namun, dalam konteks budaya, cerita ini memiliki nilai tersendiri.
Meskipun demikian, keyakinan akan kemampuan gaib perkutut tetap hidup di tengah masyarakat.
Mitos atau fakta, burung perkutut terus memikat perhatian banyak orang dan tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya lokal yang tak lekang oleh waktu. (Ahmad Fatkhurohman)
Editor : Meitika Candra Lantiva