RADAR JOGJA - Kakak tua sering menjadi favorit banyak orang sebagai hewan yang dipelihara, lantaran mudah dirawat serta memiliki kecerdasan tinggi dan penampilan yang mencolok.
Berikut 5 fakta unik tentang burung kakak tua;
1. Kecerdasan Tinggi
Burung kakak tua adalah burung yang masuk jajaran burung tercerdas di dunia.
Mereka berkemampuan luar biasa dalam meniru suara, seperti suara manusia serta suara-suara di sekitar lingkungannya.
Selain itu burung ini juga mampu memecahkan masalah rumit, dan mampu mempelajari 20-1.000 kata tergantung spesies mereka.
Salah satu peneliti terkenal bidang spesies satwa, adalah dr Irene Peppenberg.
Dia melakukan riset mendalam mengenai burung tersebut, hasilnya ia menemukan bahwa burung kakak tua mampu memahami konsep dasar matematika, memahami warna dan bentuk, serta mempunyai kemampuan komunikasi yang setingkat dengan anak berusia 3 sampao 4 tahun.
2. Jambul sebagai cara mengekspresikan emosi
Ciri khas yang menonjol dari burung kakak tua yaitu jambul yang bisa naik dan turunkan.
Jambul itu berfungsi untuk alat komunikasi visual, biasanya burung kakak tua menggunakannya untuk mengekspresikan perasaannya, baik sedang gembira, sedih, takut, atau sedang marah.
Baca Juga: Berburu Kuliner di Jogja? Wajib Coba Mie Goceng Gejayan Surganya Mie: All You Can Eat!
Saat kakak tua sedang terancam atau semangat, jambulnya akan berdiri tegak.
Hal ini diperjelas oleh penelitian dr Irene Peppenberg, ia menyebutkan bahwa burung kakak tua menggunakan jambul sebagai alat komunikasi visual.
3. Usia Hidup Panjang
Burung kakak tua memiliki rentang masa hidup panjang, terutama pada lingkungan baik dan penuh perhatian.
Di alam liar, burung ini biasanya bisa hidup hingga 40 tahun.
Kalau kamu tertarik melihara burung ini,pastikan kamu merawat dengan baik ya.
4. Warna dan ukuran beragam
Ada banyak spesies kakak tua yang memiliki variasi warna serta ukuran mencolok.
Mulai dari kakak tua putih dengan jambul kuning sampai kakak tua hitam yang besar, indahnya warna burung ini menjadikannya salah satu burung paling digemari sebagai hewan peliharaan.
Ukurannya beragam, mulai dari yang kecil seperti goffin, sampai yang besar seperti moluccan.
Pastikan kamu melihara sesuai kemampuan dirimu ya, agar mereka tetap bisa hidup dalam usia panjang.
5. Jalinan sosial yang kompleks
Burung kakak tua adalah makhluk sosial yang hidup di kawasan besar pada alam liar.
Ketika hidup di alam liar, mereka akan cenderung membentuk ikatan kuat dengan pasangan, serta anggota kawanannya yang lain.
Saat di penangkaran, kakak tua bahkan bisa membangun hubungan emosional mendalam dengan manusia, dan mereka sering menunjukkan tanda-tanda kesepian atau stres jika kurang mendapat perhatian yang cukup.
Jadi, kalau kamu berniat memelihara burung kakak tua, beri perhatian cukup ya, agar burung jambul ini tidak merasa stres berlebih. (Muhammad Affan Himawan)
Editor : Meitika Candra Lantiva