Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inilah 5 Fakta Unik Burung Red Crested Turaco, Salah Satu Spesies Besar yang Menjadi Maskot di Negara Angola

Iwa Ikhwanudin • Senin, 2 September 2024 | 05:56 WIB
Pesona red crested turaco, si burung dengan mahkota merah yang memikat  (pinterest.com)
Pesona red crested turaco, si burung dengan mahkota merah yang memikat (pinterest.com)

RADAR JOGJA – Tauraco erythrolophus, biasa dijuluki sebagai burung jambul merah atau red crested turaco. Salah satu spesies burung dari kelas Aves, ordo Musophagiformes, keluarga Mushophagidae, dan termasuk genus Tauraco.  

Turaco jambu merah adalah spesies pemakan buah dari Afrika. Di keluarga Mushophagidae, burung ini juga dikenal sebagai si pemakan pisang. Red crested turaco juga memiliki kepopuleran tersendiri karena pigmen tubuh yang unik dan khas. 

Berikut 5 fakta unik dari red crested turaco yang perlu diketahui: 

1. Salah satu burung turaco besar

Spesies red crested turaco memiliki ukuran yang besar dengan panjang kisaran 45-50 cm ketika beranjak dewasa. Tidak ada perbedaan ukuran antara jantan dan betina. 

Berat tubuh turaco jambul merah sekitar 210-325 gram. Meskipun menjadi spesies besar, burung ini akan tetap lincah dan gesit. Sifat pemalu dari red crested turaco membuatnya akan bersembunyi jika ada sesuatu yang mendekat.  

2. Jambul merah yang mencolok dan menjadi ciri khas utama 

Red crested turaco dikenal dengan jambulnya yang merah menyala. Warna jambul ini disebabkan oleh pigmen unik yang disebut turacin dan hanya ditemukan pada spesies turaco. 

Warna burung ini juga terlihat sangat cantik. Dengan kombinasi hijau dan biru di area badan tubuh, serta kepala yang berwarna putih dengan jambul merah muda. Bukan hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga berperan dalam komunikasi antar burung. 

3. Menjadi maskot di negara Angola 

Burung ini dapat ditemukan di Negara Angola Barat dan biasanya disebut “Angolan turaco”. Dengan keunikan yang dimiliki dan terkesan cantik, burung turaco jambul merah diberi gelar maskot negara Angola.

Biasanya spesies burung ini banyak bersarang di area hutan hujan tropis. Hutan ini dikenal lebat dan berkanopi di negara Angola, kawasan Benua Afrika. 

4. Habitat dan gaya hidup red crested turaco

Burung turaco jambul merah memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka biasanya hidup berpasangan atau berkelompok hingga 30 ekor. 

Red crested turaco tidak dapat terbang dengan baik. Namun mereka dapat begerak dengan mudah di antara cabang pohon. Mereka tetap berusaha untuk membuat loncatan pendek saat berpindah tempat. 

5. Burung yang setia dengan pasangan 

Burung turaco jambul merah dapat membentuk pasangan sendiri dengan sarang dan pilihannya. Spesies ini bersifat monogami. Sarang yang dibangun memiliki ukuran 5 sampai 20 meter di atas tanah. 

Seringkali setelah bertelur, burung betina mengeraminya. Telur anak tersebut diselimuti bulu mereka yang tebal hingga saat menetas dengan durasi 4 hingga 5 minggu. 

Red crested turaco merupakan salah satu burung yang mempesona di dunia. Keunikan dan kecantikan burung ini tak hanya mencuri perhatian, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan keaneragaman hayati. ***

Penulis: Razmarita Dyasprinasti  

(Berbagai Sumber )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#unik #burung #Red Crescent #Merah #jambul