Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Unik! Nama Kereta Api Indonesia Ternyata Diambil dari Satwa Mitologi Nusantara: Mulai dari Macan Hingga Ular

Tastabila Maika Warditya • Rabu, 7 Agustus 2024 | 17:32 WIB

Satwa mitologi yang dijadikan nama kereta di Indonesia.
Satwa mitologi yang dijadikan nama kereta di Indonesia.


RADAR JOGJA - Kereta Api (KA) adalah salah satu transportasi yang sangat populer di Indonesia.

Transportasi ini sudah sangat berjasa untuk mengantarkan para penumpang ke tempat tujuannya, namun tahukan kalian jika nama dari KA Indonesia sendiri diambil dari nama satwa mitologi yang berada di Indonesia.

Nama-nama tersebut di antaranya Taksaka, Sancaka, Turangga, Sembrani, Gumarang dan Lodaya. Apakah kalian penasaran satwa mitologi tersebut? Yuk simak!

KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta)

Dalam mitologi Hindu, Taksaka adalah adalah naga, naga tersebut merupakan putera dari Dewi Kadru dan Kashyapa.

Taksaka tinggal di Nagaloka bersama saudaranya yang lain.

Nama Taksaka dipakai untuk kereta api relasi Gambir dan Yogyakarta yang mulai beroperasi pada 19 September 1999.

KA Sancaka (Surabaya Gubeng - Yogyakarta PP)

Sancaka adalah satwa mitologi dengan bentuk ular, ular tersebut merupakan ratu yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan.

Nama Sancaka dijadikan nama kereta dan mulai beroperasi pada 20 Mei 1997.

Kereta ini menghubungkan Kota Surabaya dan Yogyakarta.

KA Turangga (Bandung - Surabaya Gubeng PP)

Dalam mitologi Jawa, Turangga adalah satwa mitologi yang digambarkan seekor kuda yang sering dijadikan tunggangan para raja.

Konon katanya kuda tersebut dapat berlari dengan sangat cepat.

Nama ini akhirnya dijadikan nama kereta api relasi Bandung-Surabaya Gubeng jalur selatan yang mulai beroperasi pada tanggal 1 September 1995.

KA Sembrani (Surabaya Pasarturi - Gambir PP)

Kuda Sembrani adalah satwa mitologi Hindu, satwa tersebut digambarkan sebagai seekor kuda yang memiliki sayap, sehingga ia pun bisa terbang.

Kuda tersebut juga ditunggangi oleh Batara Wisnu. Nama Sembrani dijadikan nama kereta api jalur utara dengan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir dan mulai beroperasi pada tanggal 1 Oktober 1995.

KA Gumarang (Pasar Senen - Surabaya Pasarturi PP)

Salah satu makhluk mitologi jelmaan dari orang sakti dalam wujud sapi hutan.

Gumarang merupakan makhluk mitologi yang berasal dari Jawa Barat.

Makhluk tersebut memiliki tubuh yang kuat, gagah serta lincah.

Nama Gumarang dijadikan nama kereta api relasi Pasar Senen - Surabaya Pasarturi jalur Utara dan mulai beroperasi pada tanggal 20 Mei 2001.

KA Lodaya (Bandung - Solo Balapan)

Macan Lodaya adalah makhluk mitologi yang berasal dari Jawa Barat dan terkenal di masyarakat Sunda.

Baca Juga: Kampus Harus Adaptif dan Optimalisasi Pemanfaatan AI

Macan Lodaya digambarkan sebagai macan kumbang yang gagah dan gesit.

Macan ini juga sering dijumpai di kantor kepolisian wilayah Jawa Barat sebagai patung.

Nama Lodaya akhirnya dijadikan nama kereta api relasi Bandung-Solo Bapalapan yang beroperasi pada tanggal 12 Mei 2000.

Nah itu dia nama-nama kereta api yang diambil dari penamaan makhluk mitologi Nusantara, sangat unik bukan?

Nama tersebut bukan semata-mata iseng saja, namun juga karena memiliki makna dan budaya di dalamnya.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#macan #transportasi #Satwa Mitologi Nusantara #Ular #mitologi jawa #Nama Kereta Api Indonesia #kereta api (KA) #Mitologi Hindu #KAI