Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Candi Kimpulan, Temuan di Jantung Kampus UII Jogja yang Membongkar Sejarah Terlupakan!

Cici Jusnia • Sabtu, 6 April 2024 | 00:35 WIB
Aerial candi yang ada di tengah perpustakaan Universitas Islam Indonesia (Dok. BPCB DIY 2013)
Aerial candi yang ada di tengah perpustakaan Universitas Islam Indonesia (Dok. BPCB DIY 2013)

RADAR JOGJA - Sebuah temuan arkeologi yang mengejutkan terjadi di tengah kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Sebuah candi kuno yang diberi nama Candi Kimpulan atau juga dikenal sebagai Candi Pustakasala telah ditemukan di lokasi tersebut.

Candi yang ditemukan di Dusun Kimpulan, Jalan Kaliurang km 14,5 Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman ini mengungkapkan keberadaan situs bersejarah yang kini menjadi perhatian publik.

Berdasarkan temuan, candi ini memiliki ciri-ciri arsitektur Hindu dengan diperkirakan berasal dari abad ke-9.

Pendiriannya secara tak sengaja terungkap pada tanggal 11 Desember 2009, ketika tim melakukan penggalian untuk fondasi proyek pembangunan perpustakaan UII.

Candi ini terkubur hingga lima meter di bawah tanah oleh endapan sedimen yang diperkirakan akibat letusan Gunung Merapi ribuan tahun lalu.

Meskipun terkubur lama, struktur candi ini masih dalam keadaan baik saat ditemukan.

Awalnya disebut sebagai Candi UII, namun kemudian pihak UII mengubah namanya menjadi Candi Kimpulan.

Namun, Yayasan Badan Wakaf UII memberikan nama alternatif, yaitu Pustakalasa, yang memiliki arti perpustakaan dalam bahasa Sanskerta.

Nama ini dipilih karena situs ini ditemukan di area yang awalnya akan menjadi perpustakaan, serta keberadaan arca Ganesha yang melambangkan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.

Studi lebih lanjut oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta mengungkapkan bahwa Candi Kimpulan memiliki kecenderungan Hindu Siwastik.

Gaya ukiran dan arca yang ditemukan menunjukkan bangunan ini berasal dari abad ke-9 hingga 10 pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Baca Juga: Jejak Angker Villa Tua di Kaliurang, Tempat Berkeliaran Hantu-hantu Menjadi Urban Legend di Yogyakarta

Terdapat dua kemungkinan mengenai tujuan pembangunan candi ini. Pertama, candi ini mungkin belum selesai dibangun.

Kedua, masyarakat umum di pinggiran ibu kota kerajaan juga mungkin terlibat dalam pembangunannya.

Meskipun sederhana, bentuk asli Candi Kimpulan diyakini memiliki struktur tubuh dan atap dari material organik seperti bambu dan kayu.

Struktur umpak yang ditemukan mengindikasikan penyangga tiang, mirip dengan rumah adat Jawa.

Bentuk aslinya diperkirakan mirip dengan pura Hindu di Bali dengan atap meru yang terbuat dari kayu, sirap, atau ijuk.

Selain candi itu sendiri, beberapa artefak juga ditemukan di situs tersebut. Artefak-artefak tersebut saat ini disimpan dalam museum yang terletak di perpustakaan UII, termasuk kotak pripih yang berisi lempengan emas dan perak.

 

 
 
 
 
Editor : Bahana.
#Candi Kimpulan #Universitas Islam Indonesia (UII) #uii jogja #UII #UII Jogjakarta