Banyak Spanduk Desak Dirinya Out dari PSS, Pieter Huistra Tak Mau Ambil Pusing

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:12 WIB
Spanduk bertuliskan "PIETER OUT" di kawasan Underpass Kentungan beberapa waktu lalu. (Istimewa)
Spanduk bertuliskan "PIETER OUT" di kawasan Underpass Kentungan beberapa waktu lalu. (Istimewa)

 

SLEMAN - Gelombang protes dari Sleman Fans kembali berlanjut. Itu buntut dari PSS Sleman yang mencatatkan hasil buruk pada pembukaan kompetisi Super League musim 2026/2027.

Tiga kekalahan beruntun yang didapat Laskar Sembada membuat tensi di kalangan para pendukung meroket. Dari pantauan Radar Jogja, ada sejumlah spanduk dan banner yang bertuliskan 'Pieter Out' terpasang di beberapa titik strategis wilayah Sleman.

​Aksi pemasangan banner itu menjadi cerminan kekecewaan mendalam dari para suporter terhadap performa tim yang belum kunjung memetik poin sama sekali.

Baca Juga: Hadapi Jadwal Padat, PSS Sleman Gembleng Fisik di Jeda Kompetisi

Menanggapi hal ini, Pelatih PSS Pieter Huistra mengaku tidak mau terlalu ambil pusing. Mantan juru taktik Borneo FC itu menilai gelombang kritikan dari suporter merupakan hal yang wajar dalam dunia sepak bola professional.

Huistra menganggap tuntutan tersebut masih terlalu awal jika melihat perjalanan musim yang baru saja dimulai. "Ya, itu hak suporter. Menurut saya ini masih terlalu dini, tapi ya sudah," jelasnya, Minggu (4/10).

B​agi juru taktik asal Belanda itu fokus utamanya saat ini adalah membenahi kedalaman skuad dan mempersiapkan tim jelang laga-laga berikutnya. Oleh karena itu ia memilih tidak mau ambil pusing terkait pemasangan spanduk tersebut.

Huistra mengaku hal yang paling penting saat ini adalah bagaimana tim bisa mengalihkan seluruh energinya untuk membawa Super Elja keluar dari tren negatif ketimbang merespons tekanan di luar lapangan. "Saya tidak bisa mengontrol hal itu. Jadi saya tidak ingin membuang-buang energi untuk memikirkannya," tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Pieter Out laskar sembada pieter huistra pelatih PSS sleman fans