Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelar Internal Game, PSS Sleman Genjot Ritme Pertandingan

AR
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

Advertisement

 

SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan di tengah jeda kompetisi akibat agenda FIFA Matchday. Tak ingin kehilangan sentuhan dan ritme bertanding, skuad Laskar Sembada menggelar sesi internal game dalam latihan rutin yang berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Jumat (2/10).


Pelatih PSS Pieter Huistra menjelaskan, sesi gim internal 11 melawan 11 tersebut dimanfaatkan jajaran pelatih untuk menjajal berbagai skema serta merotasi sejumlah komposisi pemain. Laga internal itu, lanjut Huistra, menjadi sarana penting untuk melihat fleksibilitas taktik tim serta menjaga kebugaran para pemain agar tetap berada di level kompetitif.


"Kami hanya bermain 11 lawan 11. Ini hanya sesi latihan, tapi kami mencoba beberapa susunan pemain yang berbeda. Jadi ya, sangat bagus dan menarik untuk dilihat," lontarnya, Jumat (2/10).


​Menariknya, dalam sesi latihan bertensi tinggi itu, tim pelatih PSS juga menghadirkan wasit berlisensi untuk memimpin jalannya laga. Hal itu sengaja dilakukan demi menciptakan suasana pertandingan yang sesungguhnya sekaligus menjaga kedisiplinan pemain di lapangan.


​Sambil tersenyum, Huistra menyebut kehadiran pengadil lapangan di sesi latihan juga memberikan rasa adil bagi para penggawa Super Elja.


"Ya, pakai wasit. Itu selalu bagus, jadi mereka tidak bisa menyalahkan pelatih. Itu alasan saya selalu suka memakai wasit," bebernya.


​Ritme latihan dengan skema laga penuh memang menjadi makanan sehari-hari skuat PSS selama jeda kompetisi. Huistra menegaskan, menjaga atmosfer pertandingan resmi sangat krusial agar performa tim tidak melorot saat kompetisi kembali bergulir.


"Normalnya kami bertanding setiap minggu di liga, jadi kami hanya ingin menjaga ritme permainan. Tapi kami memang sering bermain 11 lawan 11, bukan hanya hari ini tapi juga awal minggu kemarin. Itu sesuatu yang harus kami rasakan dan perbaiki," tandasnya. (ayu/laz)

Advertisement
Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PSS Sleman Akan Buktikan Diri saat Lawan PSM Makassar di MagIS

PSS Sleman Akan Buktikan Diri saat Lawan PSM Makassar di MagIS

Jeda kompetisi Super League 2026/2027 akibat agenda FIFA Matchday nampaknya menjadi berkah tersendiri bagi PSS Sleman.

Pieter Huistra Optimistis PSS Sleman Bisa Bangkit

Pieter Huistra Optimistis PSS Sleman Bisa Bangkit

Awal musim kompetisi Super League 2026/2027 belum berjalan mulus bagi PSS Sleman.

PSS Sleman Terus Racik Komposisi Terbaik 

PSS Sleman Terus Racik Komposisi Terbaik 

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan jajaran pelatih PSS Sleman selama jeda FIFA Matchday ini. Mengingat tim Super Elja masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) di tiga laga awal Super League musim 2026/2027. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer