JOGJA - PSIM Jogja memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League 2026/2027 untuk melakukan evaluasi menyeluruh, setelah belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal di kompetisi musim ini.
Laskar Mataram baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan. Hasil itu didapat dari bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang, kemudian kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dan 1-2 saat bertandang ke markas Madura United.
Manajer Tim PSIM Iksan Mahar mengatakan, manajemen bersama jajaran pelatih telah melakukan evaluasi mendalam terhadap rangkaian hasil minor tersebut. Evaluasi tidak hanya menyasar aspek teknis semata, tetapi juga nonteknis.
Baca Juga: Jeda Kompetisi Super League Dimanfaatkan Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera Pulang ke Jepang
"Manajemen dan jajaran pelatih sudah evaluasi mendalam soal rentetan hasil kurang maksimal di tiga laga melawan Persita, Persebaya, dan Madura United. Kita hanya dapat satu poin. Evaluasi menyeluruh dari sisi teknis maupun nonteknis mutlak kami lakukan," jelas Iksan, Kamis (24/9/2026).
Saat ini skuad PSIM sendiri tengah menjalani libur singkat selama jeda kompetisi. Pemain diliburkan sejak 19 September 2026 dan dijadwalkan kembali menjalani aktivitas latihan tim pada 27 September 2026.
Waktu berlibur itu dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi tim untuk melakukan evaluasi sekaligus melakukan pemulihan sebelum kembali menjalani persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Frederic Injai Masih Cedera, Pelatih PSS Huistra Gantungkan Harapan ke Isfandyar dan Markus Madjar
"Jeda libur sementara ini kami jadikan momen reset berharga. Tim harus bisa kembali bekerja ekstra keras memperbaiki performa secara menyeluruh saat berlaga melawan Persija nanti," ujar Iksan.
Persija akan menjadi lawan PSIM pada pertandingan berikutnya setelah jeda kompetisi, tepatnya pada 10 Oktober 2026.
Iksan berharap hasil evaluasi selama masa jeda dapat menjadi bekal bagi tim untuk memperbaiki performa dan bangkit pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Baca Juga: PSS Sleman Akan Lakukan Eksperimen di Jeda Internasional
"Jeda kompetisi ini kami maksimalkan untuk evaluasi total. Hasil di bulan September jadi cambuk bagi tim agar bekerja ekstra keras dan memperjuangkan kebangkitan pada laga-laga di bulan Oktober," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja