Keputusan itu menjadi bagian dari persiapan PSIM menghadapi padatnya rangkaian pertandingan. Jarak antara Surabaya dan Madura yang relatif berdekatan membuat tim memilih tetap berada di Jawa Timur daripada melakukan perjalanan pulang-pergi ke Jogja di antara dua pertandingan.
Bagi Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel, situasi itu juga menjadi pengalaman baru sejak dirinya menangani Laskar Mataram. Sejak pertama datang ke Indonesia musim lalu, pelatih asal Belanda itu baru kali ini menjalani dua pertandingan tandang secara beruntun tanpa membawa tim kembali lebih dulu ke Jogja.
Baca Juga: Dua Laga Beruntun Jadi Starter, Winger PSIM Riyatno Abiyoso Bidik Kepercayaan Van Gastel Lagi
Van Gastel menilai keputusan manajemen untuk memfasilitasi tim tetap berada di Surabaya sebagai langkah positif. Terlebih, PSIM hanya memiliki waktu yang singkat untuk memulihkan kondisi dan mempersiapkan pertandingan berikutnya.
"Dalam lima hari kami memainkan dua laga. Lalu, Madura dan Surabaya juga cukup berdekatan. Manajemen bisa memfasilitasi agar kami tidak perlu melakukan perjalanan kembali ke Jogja dan bisa tetap tinggal di sini," ujar Van Gastel, Kamis (17/9/2026).
Menurut Van Gastel, keputusan itu memungkinkan tim memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melakukan berbagai persiapan sebelum menghadapi Madura. PSIM sendiri datang ke pertandingan tersebut setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya.
"Saya pikir tetap di Surabaya ini hal yang positif. Kami melakukan segala sesuatu untuk mencoba mendapatkan hasil dan penampilan yang bagus," katanya.
Baca Juga: Akan Panggil Kepsek SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Telusuri Dugaan Intimidasi pada Siswa
Van Gastel menegaskan, dirinya tidak menganggap dua laga tandang secara beruntun sebagai persoalan tersendiri. Jadwal pertandingan yang telah ditetapkan membuat PSIM harus menjalani rangkaian itu, sehingga tim berusaha mengelolanya sebaik mungkin.
PSIM kini fokus menyelesaikan rangkaian tandang dengan menghadapi Madura United. Laga itu menjadi kesempatan bagi Laskar Mataram untuk merespons kekalahan dari Persebaya sekaligus membawa pulang poin dari Pamekasan.
"Untuk dua pertandingan tandang, ya memang seperti itu. Jadwal sudah ditetapkan, jadi kami memiliki dua laga tandang. Bagi saya, itu bukan sebuah masalah," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja