JOGJA - PSIM Jogja menghadapi beberapa perubahan regulasi pada BRI Super League 2026/2027, salah satunya terkait persiapan tim tamu jelang pertandingan. Musim ini, tim tamu tidak lagi diperbolehkan menggelar official training (OT) di stadion venue pertandingan pada H-1 laga.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Pasal 35 dan 36 regulasi kompetisi atau law of the game (LOTG) BRI Super League 2026/2027. Dalam Pasal 35 disebutkan klub tamu diperbolehkan melakukan familiarisasi stadion pada H-1 pertandingan dengan durasi maksimal 30 menit.
Namun, aktivitas tersebut hanya sebatas familiarisasi. Klub tidak diperbolehkan melakukan aktivitas latihan, termasuk official training. Pemain juga hanya diperbolehkan menggunakan sepatu jogging dan tidak menggunakan sepatu bola.
Baca Juga: Dua Pemain Anyar PSS Sleman Pedro Caracoci dan Stefan Ashkovski Siap Tampil Jamu Madura United
Sementara Pasal 36 mengatur klub tamu tetap dapat menggelar sesi latihan pada H-1 di luar stadion. Klub tuan rumah dapat memberikan rekomendasi atau informasi mengenai lapangan latihan, sedangkan biaya sewa lapangan dan transportasi lokal menjadi tanggung jawab masing-masing klub.
Perubahan itu turut dirasakan PSIM Jogja yang akan menjalani laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 dengan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026).
Gelandang PSIM asal Portugal Ze Valente, mengaku sudah mengetahui adanya perubahan regulasi tersebut. Menurutnya, kondisi itu membuat pemain dan tim harus melakukan penyesuaian dalam mempersiapkan pertandingan tandang.
"Saya sudah mengetahui atau mendengar soal perubahan regulasi, musim ini tidak ada official training untuk tim tamu. Sebagai pemain tentu kami harus menyesuaikan diri," kata Ze, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan, Mutu, dan Stabilitas Harga Beras, Satgas Pangan DIY Gelar Pengawasan
PSIM pun tidak akan menjalani sesi latihan resmi di GBT sehari sebelum pertandingan, seperti musim lalu. Tim berjuluk Laskar Mataram itu kemungkinan besar juga baru bertolak dari Jogja pada Sabtu (12/9/2026), sehari sebelum pertandingan.
"Tidak ada OT itu dan kemungkinan besar kami akan berangkat dari Jogja hari Sabtu, H-1 pertandingan," ujar Ze.
Meski tidak bisa melakukan latihan di GBT, sebagai pemain Ze Valente mengaku siap beradaptasi jika tim harus mencari lokasi latihan lain di sekitar Surabaya. Hal tersebut menjadi bagian dari penyesuaian tim terhadap regulasi baru yang berlaku musim ini.
"Akhir pekan ini kami akan bertandang ke GBT, markas Persebaya dan tidak ada OT di stadion. Tentu ini berbeda, tapi kami akan beradaptasi dan mencari tempat latihan lain di sekitar Surabaya," ucapnya.
Baca Juga: Mazda Bawa Tiga SUV Terbaru ke BCA Autoshow Yogyakarta, Ada Unit CX-5 hingga CX-60 Sport
Bagi Ze, perubahan regulasi tersebut bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan secara berlebihan. Sebagai pemain, ia menilai kemampuan beradaptasi menjadi hal penting dalam menghadapi situasi baru di kompetisi.
PSIM sendiri datang ke Surabaya dengan modal satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang pada pekan pertama. Sementara laga kontra Persebaya akan menjadi pertandingan tandang pertama Laskar Mataram pada BRI Super League 2026/2027. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja