KEBUMEN - Perjuangan Kontingen Kebumen dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jawa Tengah 2026 berakhir dengan menduduki peringkat ke-15. Hingga puncak pertandingan perwakilan Kebumen berhasil mengoleksi 50 medali kejuaraan.
Berdasar hasil rekap pada sistem informasi manajemen pembinaan olahraga (Simpora), atlet Kebumen berhasil membawa pulang 13 medali emas, 12 medali perak dan 25 medali perunggu.
Capaian ini menghantarkan Kabupaten Kebumen unggul di atas kabupaten lain, seperti Kabupaten Klaten, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Magelang.
Baca Juga: Penumpang KAI Daop 6 Naik 12,5 Persen, Jadi Alternatif Transportasi Imbas Penutupan Bandara Soetta
Pada hari terakhir Popda Minggu (6/9) cabang olahraga (cabor) judo menyumbang emas terbanyak bagi Kebumen. Totalnya meraih empat medali emas.
Disusul cabor atletik dan tinju dengan perolehan tiga medali emas. Selain itu penyumbang emas berasal dari cabor bulu tangkis, gulat, panahan dan tenis meja.
Sedangkan perolehan medali perak disumbangkan cabor bola voli indoor, atletik dan judo. Khusus medali perunggu diraih cabor bola voli, basket, atletik, sepak takraw dan judo.
Baca Juga: Mantan Karyawan Little Aresha Ungkap: Anak Dibedong Hampir Seharian di Little Aresha
"Penentu juara tetap berdasar kriteria total perolehan medali," kata Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga pada Disdikpora Kebumen Tri Mujiyanto, Senin (7/9).
Pelatih Cabor Tinju Kebumen Aris Sabarudin mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berhasil meraih medali emas pada ajang olahraga bergengsi tersebut. Dia mengaku bangga karena hasil pertandingan selama popda tidak meleset jauh dari target.
Dia optimis dengan pelatihan dan pembinaan atlet secara terukur akan membuahkan hasil optimal. "Mempertahankan lebih susah, jadi kami sebagai pelatih dan official harus bekerja lebih keras untuk menjaga konsistensi," jelasnya.
Baca Juga: Pelatih Pieter Huistra Yakin PSS Sleman Bisa Terus Berkembang
Sebelumnya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani sempat geram melihat atlet Popda diboyong menggunakan armada kurang layak. Ia mengaku tak sampai hati para atlet diberi fasilitas armada berupa bus engkel. Atas hal tersebut ia sengaja datang ke Semarang untuk memberikan motivasi agar atlet tidak patah arang ketika bertanding.
Lilis pun mengapresiasi capaian atlet Kebumen dalam ajang Popda Jawa Tengah Tahun 2026. Menurutnya, meski sempat menemui berbagai kendala, atlet yang dikirim ke gelanggang berhasil menunjukkan prestasi gemilang.
"Terima kasih kepada anak-anakku para atlet dan pelatih yang telah berjuang," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo