Dua Ribu Sleman Fans "Ngeluruk" ke Bali, Pieter Huistra Ingatkan Para Suporter Jaga Kelakuan

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 22:00 WIB
BEDOL DESA: Ribuan suporter pendukung PSS Sleman memadati kapal yang menyeberangkan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali. Sleman Fans ini akan mendampingi Super Elja menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan  Dipta, Giayanr, Bali, malam ini.
BEDOL DESA: Ribuan suporter pendukung PSS Sleman memadati kapal yang menyeberangkan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali. Sleman Fans ini akan mendampingi Super Elja menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Giayanr, Bali, malam ini. (Foto: IG serdadumerahputih_1945)

SLEMAN - Kebijakan anyar telah resmi digulirkan oleh operator kompetisi I.League menyongsong musim 2026/2027. Larangan away yang sempat membelenggu gairah suporter tanah air, kini dicabut. Sleman Fans pun kini bisa "ngeluruk" ke kota tim tuan rumah.

Pendukung tim tamu dipastikan sudah bisa kembali mendampingi klub kesayangannya berlaga di kandang lawan, walau tetap dibayangi regulasi pembatasan kuota. ​Sinyal hijau ini langsung dimanfaatkan betul oleh para pendukung setia PSS Sleman. 

Pada laga pembuka Super League musim 2026/2027, gelombang militansi Sleman Fans tak terbendung. Tak kurang dari dua ribu pendukung Super Elja menyeberang ke Pulau Bali demi mengawal perjuangan Dominikus Dion dan kawan-kawan saat menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam.

Baca Juga: Hadapi Tuan Rumah Bali United, PSS Sleman Bertekad Amankan Tiga Poin di Laga Pembuka Super League

Ribuan suporter dari Sleman itu "ngeluruk" ke Bali dengan menggunakan berbagai moda transportasi. Ada yang berombongan memakai bus dan kendaraan pribadi, tak sedikit pula yang berangkat dengan pesawat terbang.

Tentu saja kehadiran ribuan pendukung setia di Pulau Dewata ini mendapat sorotan khusus dari Pelatih PSS Pieter Huistra. Pelatih asal Belanda itu menyambut positif larangan away yang kembali dibuka.

Namun, pelatih berusia 59 tahun ini tatap menyisipkan pesan kepada para suporter agar kepercayaan dari pihak I.League tidak dinodai oleh aksi-aksi yang merugikan tim.

Baca Juga: Nama Hanif Sjahbandi Tak Diposting Tim, Huistra Sebut karena Memakan Waktu Lama

"Itu tergantung pendukungnya sendiri. Bagus bahwa mereka (I.League) membenarkan pendukung pergi. Tapi sangat penting pendukung bisa menjaga kelakuannya sendiri," kata Huistra, Kamis (3/9/2026).

Menurut Huistra, kebebasan melakukan perjalanan tandang adalah ruang bagi kelompok suporter untuk membuktikan kedewasaan.  Oleh karena itu dia berharap atmosfer positif suporter bisa dibawa ke Bali pada laga pembuka ini dan juga bisa terus dipertahankan sepanjang musim, tanpa memicu kegaduhan baru yang berpotensi memicu sanksi untuk tim.

"Teruskan sikap positif seperti itu. Saya tentu ikut senang untuk para pendukung, ini momentum bagi mereka untuk bisa terus berkembang. Tapi ingat, kami harus lakukan ini semua dengan cara yang benar," tegasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
PSS gianyar stadion kapten i wayan dipta pieter huistra Super Elja