JOGJA - Sebanyak 5.000 karateka dari dalam maupun luar negri bakal ikut ambil bagian dalam ajang Yogyakarta Open Tournament (YOT) VI 2026 Piala Kemenpora RI. Kejuaraan karate tersebut akan berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2026.
Bidang organisasi Pengprov Inkado DIY Hanung Prajarta mengungkapkan, setidaknya hingga hari ini ada 4.000 atlet yang telah mendaftar di ajang YOT VI 2026. Mereka tergabung dalam sekitar 200 kontingen yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara yang telah mengonfirmasi keikutsertaan.
"Tahun ini kami targetkan 5.000 peserta untuk ajang tersebut," jelasnya, Selasa (25/8/2026).
Ketua Panitia YOT VI 2026 Suparmadi mengatakan, antusiasme peserta terhadap kejuaraan tahunan tersebut memang terbilang cukup tinggi. Mengingat di tahun ini ada kontingen dari India, Filipina, dan Malaysia dipastikan akan mengirimkan atlet dalam ajang tersebut.
Baca Juga: BPS Kulon Progo Buka Suara Terkait Kenaikan Desil, Potensi Salah Input Hingga Pemutakhiran Data
"Beberapa negara yang sudah konfirmasi akan mengirimkan atletnya yaitu kontingen India, Filipina dan Malaysia," jelasnya.
Suparmadi menjelaskan jika YOT VI 2026 ini digelar sebagai bagian dari kegiatan mengisi kemerdekaan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-81. Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya melalui olahraga karate.
Pertandingan akan memperlombakan nomor kata dan kumite dengan kategori mulai prausia dini hingga senior. Selain mengejar prestasi, para peserta mendapatkan kesempatan memperkaya pengalaman bertanding dalam kompetisi yang diikuti karateka dari sejumlah negara.
Menurut Suparmadi, penyelenggaraan YOT VI 2026 ini juga ditujukan untuk memotivasi atlet serta melihat perkembangan karateka di tingkat nasional dan internasional. Kompetisi tersebut diharapkan dapat mendorong pola pembinaan yang terintegrasi demi kemajuan olahraga karate.
"Harapannya seluruh atlet bisa meningkatkan potensi sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat internasional," tegasnya.
Baca Juga: Korban Dugaan Pengeroyokan Belum Pulih, Keluarga Mulai Siapkan Pendampingan Hukum
Tak hanya itu, Suparmadi juga berharap dengan kehadiran karateka dari berbagai daerah dan negara di ajang tersebut dapat memperkuat sportivitas serta persahabatan. Sebab menurutnya, bagi atlet lokal, kehadiran kontingen asing menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan menghadapi karateka dari negara lain.
"Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyiapkan uang pembinaan bagi juara umum I, II dan III. Penghargaan tersebut diharapkan mendorong setiap kontingen tampil maksimal selama kejuaraan," tuturnya. (ayu).
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja