PSS Sleman Bermain Imbang 1-1 dengan PSM Makassar pada Uji Coba di MagIS, Huistra Bongkar Pasang Pem

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:22 WIB
IMBANG: Pemain asing anyar PSS Hiromu Tanaka saat menggiring bola dalam uji coba melawan PSM Makassar di MagIS, kemarin sore (20/8). (Dok. PSS Sleman)
IMBANG: Pemain asing anyar PSS Hiromu Tanaka saat menggiring bola dalam uji coba melawan PSM Makassar di MagIS, kemarin sore (20/8). (Dok. PSS Sleman)

 

SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya kompetisi resmi. Laskar Sembada baru saja merampungkan uji coba pramusim ketiganya dengan menjajal kekuatan sesama tim Liga 1, PSM Makassar, di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Kamis (20/8) sore. Pertandingan sengit itu berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 1-1.

​Gol tunggal PSS dicetak juru gedor anyar mereka, Matheus Fornazari. Striker jangkung asal Brasil itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai mengonversi assist matang dari Gustavo Tocantins.

​Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra menjelaskan, laga uji coba kali ini memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak asuhnya. Format pertandingan yang dimainkan hingga tiga kali dengan waktu 40 menit memberikan menit bermain yang ideal bagi seluruh penggawa Super Elja.

"Saya pikir hari ini adalah pertandingan yang sangat berguna. Kami bermain tiga kali 40 menit, yang artinya hampir setiap pemain mendapatkan porsi bertanding lebih dari 60 hingga 70 menit. Hal itu sangat penting di fase pramusim seperti ini," katanya usai pertandingan.

Baca Juga: Bek Anyar Christope Nduwarugira Ingin PSS Sleman Konsisten Setiap Laga

​Eks pelatih Borneo FC itu juga mengapresiasi perlawanan ketat yang diberikan skuad Juru Eja. Menurutnya, atmosfer pertandingan berjalan intens menjadi gambaran nyata dari persaingan ketat yang bakal dihadapi timnya di kompetisi reguler mendatang.

"PSM memberikan perlawanan yang sengit, jadi pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Hal-hal seperti inilah yang kita harapkan di Liga 1. Jadi sangat bagus karena sudah bisa merasakan atmosfer persaingan itu di pertandingan persahabatan," lontarnya.

​Pada laga uji coba ini, juru taktik asal Belanda tersebut juga kembali melakukan bongkar pasang posisi pemain di lapangan. Huistra mengaku sengaja memanfaatkan periode pramusim sebagai ajang eksperimen taktik.

"Ya, saya suka melihat pemain tampil di posisi yang berbeda dari aslinya. Saya selalu mencoba menemukan cara-cara baru dan pramusim adalah waktu yang tepat untuk melakukan itu. Ketika kompetisi sudah berjalan, sangat sulit untuk terlalu banyak mencoba-coba," tuturnya.

Baca Juga: PSS Sleman Siap Menatap Super League 2026/2027,  Semua Aspek Teknis Sudah Berjalan sesuai Rencana

Meski di laga uji tanding kali ini banyak kartu kuning yang dikeluarkan wasit, Huistra mengaku tidak terlalu ambil pusing. Bagi pelatih berusia 59 tahun ini, hujan kartu menjadi bukti bahwa kedua tim tampil ngotot dan tidak menganggap laga ini sekadar formalitas belaka.

"Kedua tim tidak menganggap ini sekadar laga persahabatan biasa, melainkan pertandingan uji coba yang sungguh-sungguh, di mana Anda harus tajam, berani melakukan tackle dan main kuat. Yang paling penting, semuanya tetap berjalan dalam batas rasa saling menghormati," tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
MaGIS PSS Sleman uji coba pieter huistra PSM Makassar