Buntut Polemik Jersey RMB, Manajemen PSIM Jogja Evaluasi dan Belum Tentukan Apparel Resmi

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:05 WIB
Foto Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar -  Fahmi Fahriza Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

JOGJA - Manajemen PSIM Jogja buka suara menanggapi polemik jersey buatan apparel RMB yang belakangan menyita perhatian publik dan menuai kritik keras dari para pendukung Laskar Mataram. Manajemen memastikan seluruh dinamika yang terjadi, termasuk masukan dari suporter, menjadi bahan evaluasi mendalam untuk menentukan apparel resmi tim musim ini.

​Manager PSIM Jogja Iksan Mahar menegaskan, hingga saat ini manajemen belum mengambil keputusan final terkait produsen jersey tim yang akan digunakan. Proses penjajakan dengan berbagai pihak masih terus berjalan secara intensif.

"Kalau resminya, pasti kami masih proses penjajakan semua untuk apparel. Belum ada keputusan seperti apa. Memang belum ada yang final," ungkapnya, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga: Polisi Kembangkan Penangkapan dari Cungkuk ke Nitipuran, 295 Butir Pil Y Disita, Dua Orang Ditangkap

Saat disinggung mengenai desakan publik terkait kejelasan status kerja sama dengan vendor sebelumnya usai insiden yang menyinggung suporter, Iksan tak menampik kejadian itu menjadi catatan besar. Oleh karena itu, saat ini manajemen sedang meninjau ulang seluruh aspek sebelum melangkah lebih jauh. "Kalau soal itu, pasti kami evaluasi semua kejadian kemarin," tegasnya.

Tak hanya itu, saat disinggung mengenai munculnya spekulasi yang mengaitkan PSIM dengan beberapa merek apparel lokal maupun nasional seperti Allmer hingga merek asal Inggris, Umbro, Iksan masih enggan membeberkan. "Enggak ada, belum ada dari dua nama itu," cetusnya.

Iksan menyampaikan saat ini manajemen tidak ambil pusing dengan beragam desas-desus atau rumor calon vendor yang bermunculan di kalangan fans. Baginya, dinamika itu merupakan bentuk perhatian publik yang tetap dihormati oleh manajemen.

Baca Juga: Nelayan Hilang Terhempas Ombak Saat Kejar Kapal Lepas di Perairan Wohkudu

​Saat ini, lanjut Iksan, fokus utama manajemen PSIM adalah memperhitungkan berbagai aspek krusial sebelum mengetok palu kerja sama. Selain nilai sponsorship, kesiapan produksi hingga komitmen distribusi menjadi parameter utama.

"Kami membuka semua opsi. Terutama mempertimbangkan soal komitmen mereka, ketersediaan stok, dan bentuk kerjasamanya. Semuanya masih kami pertimbangkan. Karena berburu waktu, kami berharap bisa secepatnya ada finalisasi," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Iksan Mahar apparel rmb polemik jersey Vendor PSIM