SLEMAN - PSS Sleman resmi memperkenalkan skuad yang akan mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Dalam agenda launching tim di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (8/8), Super Elja memperkenalkan berbagai rekrutan anyar di jajaran pemain sekaligus jajaran kepelatihan dan manajemen tim untuk musim baru.
Setidaknya ada sepuluh pemain baru yang didatangkan PSS Sleman untuk melengkapi komposisi di berbagai sektor. Di posisi penjaga gawang, terdapat Pedro Caracoci, kiper asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Amazonas.
Sementara di lini pertahanan, PSS mendatangkan Stefan Ashkovski. Pemain asal Makedonia Utara tersebut dapat bermain sebagai bek kanan maupun kiri dan sebelumnya memperkuat Mes Rafsanjan, Iran.
Posisi bek tengah diperkuat Christophe Nduwarugira. Pemain asal Burundi yang juga merupakan bagian dari tim nasional negaranya itu sebelumnya bermain untuk Borneo FC.
Sektor tengah PSS mendapat tambahan kekuatan melalui Moussa Bagayoko. Gelandang asal Mali tersebut didatangkan dari Al-Watan, Libya. PSS juga merekrut Hiromu Tanaka, pemain asal Jepang yang sebelumnya memperkuat Consadole Sapporo dan dapat dimainkan sebagai gelandang maupun penyerang sayap kiri.
Selain keduanya, Isfandyar juga menjadi tambahan baru di lini tengah setelah didatangkan dari Persiba Balikpapan.
Untuk sektor depan, PSS menghadirkan Matheus Fornazari. Penyerang asal Brasil itu sebelumnya bermain untuk BG Pathum United, Thailand. Ada pula Melvyn Lorenzen, pemain asal Uganda yang bergabung dari Muangthong United, Thailand.
Baca Juga: Pabrik Kerajinan Enceng Gondok di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 5 Miliar
Nama lain yang menjadi sorotan adalah Dimas Drajad. Penyerang Timnas Indonesia tersebut bergabung setelah menjalani masa peminjaman bersama Malut United dari Persib Bandung.
Kehadiran 10 pemain baru tersebut tidak lantas membuat PSS merombak total skuad. Klub tetap mempertahankan sejumlah pemain dari musim sebelumnya sekaligus memberikan ruang bagi pemain muda hasil pembinaan akademi untuk berkembang bersama tim utama.
Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti mengatakan, bahwa konsep launching musim ini memang tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan wajah-wajah baru. Ada pesan mengenai kesinambungan perjalanan klub yang ingin disampaikan melalui acara tersebut.
"Jadi sebenarnya yang mau dibawa itu adalah meneruskan kemarin ada sukses untuk 50 tahun, berkelanjutan. Jadi enggak putus hanya di sini," kata Vita.
Semangat keberlanjutan tersebut turut ditunjukkan melalui keterlibatan pemain-pemain akademi dalam acara launching. Menurut Vita, keberadaan mereka menjadi bagian dari gambaran regenerasi PSS Sleman.
"Kalau untuk filosofinya adalah harapan baru, hari yang baru. Kita akan mulai liga, jadi itu kenapa kita pakai temanya bunga matahari. Harapan baru," ujarnya.
Komposisi pemain muda yang dipertahankan musim ini antara lain Fadel Ahmad Arrafi, Fadhilah Tegar Nur Aziz, Ferrel Arda Santoso, Joseph Alexander Kurniawan, Relosa Rivan Satria Hutomo, Lukman Adi Nugroho, serta Fidelis Davin Daniswara.
Di bawah mistar, PSS masih mengandalkan Ega Rizky Pramana dan Safaat Arif Alan Romadhona. Sementara lini pertahanan tetap diisi sejumlah pemain yang menjadi bagian dari skuad sebelumnya, seperti Cleberson Martins de Souza, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Jajang Mulyana, Lucas Gama Moreira, Kevin Gomes de Oliveira, Muhammad Salman Alfarid, dan Mohammad Saiful Djoge.
Untuk sektor tengah, PSS mempertahankan Muhammad Kanu Helmiawan, Kim Jeffrey Kurniawan, Arda Alfareza, Dominikus Dion Oktawian Wibowo, Frederic Injai, serta sejumlah pemain muda.
Adapun lini depan masih dihuni Cloudio Faiera Mutzi, Riko Simanjuntak, M. Junior Haqi, dan Gustavo Henrique Barbosa Freire atau Tocantins.
Baca Juga: 13.817 Botol Miras Disita Jelang 17 Agustus, Rumah Warga Jadi Lokasi Terbanyak Sitaan Miras Ilegal
Tidak hanya pemain, PSS juga memperkenalkan jajaran tim kepelatihan yang akan menangani skuad musim ini. Pieter Huistra tetap dipercaya sebagai pelatih kepala dengan didampingi Ansyari Lubis dan Demerson Bruno sebagai asisten pelatih.
Andre Croda bertugas sebagai pelatih kiper, Felipe Chaves de Farias sebagai pelatih fisik, sedangkan Gilang Ramadhan mengisi posisi performance analyst.
Dari sisi manajemen tim, Agus Purwoko dipercaya sebagai Manajer Tim dan Taufiq Fuady sebagai Asisten Manajer Tim.
Dengan komposisi tersebut, PSS mencoba memadukan kesinambungan skuad lama dengan tambahan kekuatan baru. Regenerasi melalui pemain muda juga tetap menjadi bagian dari struktur tim.
Bagi Vita, proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang PSS yang ingin terus berlanjut setelah keberhasilan sebelumnya. "Jadi untuk filosofinya adalah harapan baru, hari yang baru,” pungkasnya. (iza)
Editor : Winda Atika Ira Puspita