Mitos Gunung Merapi: Pasar Bubrah, Tanah Lapang yang Berubah Jadi Pasar Gaib Saat Malam

RADAR JOGJA - Di ketinggian sekitar 2.600 meter di lereng Gunung Merapi, ada satu tempat yang bagi warga sekitar tidak pernah dianggap tanah lapang biasa.
Namanya Pasar Bubrah.
Secara harfiah, "bubrah" dalam bahasa Jawa berarti berserakan atau rusak.
Sesuai kondisi lahannya yang memang dipenuhi bebatuan vulkanik sisa letusan-letusan Merapi dari masa ke masa.
Siang hari, tempat ini terlihat biasa saja.
Kontur tanahnya yang datar bahkan jadi lokasi favorit para pendaki untuk beristirahat dan mendirikan tenda sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak.
Baca Juga: Pasien Jantung Tak Perlu ke Luar Purworejo, Dilayani dengan Cathlab di RSUD dr Tjitrowardojo
Tapi begitu malam tiba, cerita yang diwariskan turun-temurun di kalangan pendaki dan warga lereng Merapi berubah sepenuhnya.
Pasar Bubrah dipercaya menjelma jadi pusat transaksi jual-beli para makhluk gaib.
Seperti pasar sungguhan milik manusia, lengkap dengan ramai-ramainya penjual dan pembeli.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




