SLEMAN - Kehadiran League Cup sebagai turnamen pendamping Super League musim 2026/2027 turut membuka peluang bagi PSS Sleman melakukan rotasi skuad. Dengan agenda kompetisi yang semakin padat di bawah naungan PSSI dan I.League, tim pelatih memiliki ruang untuk mengatur komposisi pemain agar tetap mampu menjaga kebugaran penggawa utama sepanjang musim.
Situasi ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda Super Elja untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di level senior. Selain membantu menjaga kondisi pemain utama, rotasi yang dilakukan juga dapat memberikan menit bermain lebih banyak kepada talenta-talenta muda PSS untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri mereka.
Baca Juga: PSS Sleman Launching Tim Sabtu 8 Agustus di MagIs, Batal Melawan Klub dari Malaysia
Pelatih PSS Pieter Huistra mengatakan, bagi para pemain muda tampil di League Cup tentu dapat menjadi pengalaman berharga. Kesempatan itu juga bisa dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan tim pelatih, sekaligus membuktikan bahwa mereka memiliki kesiapan untuk bersaing mendapatkan tempat di skuad utama.
Tak hanya itu, bagi para pemain pelapis, mereka juga dapat menjadikan kompetisi itu sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan. Itu juga ketika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam perjalanan panjang musim kompetisi.
Meski demikian, lanjut Huistra, rencana PSS dalam menentukan komposisi skuad untuk League Cup tetap akan mempertimbangkan regulasi yang berlaku. Mengingat kompetisi itu tidak hanya diikuti klub-klub Super League, tetapi juga melibatkan tim-tim dari Championship yang memiliki ketentuan berbeda mengenai jumlah pemain asing.
Baca Juga: Jamul Tetap Bertahan Bersama PSS Sleman; Beri Kode Halus di Medsos, Manajemen Belum Bicara
"Di League Cup juga akan ada aturan yang berbeda terkait pemain asing. Pasalnya, klub-klub Championship juga akan berpartisipasi dalam League Cup, sementara mereka hanya diperbolehkan memiliki tiga pemain asing," kata Huistra, Kamis (30/7/2026).
Oleh karena itu, Huistra mengaku jika saat ini pihaknya masih menunggu kepastian regulasi sebelum menentukan komposisi skuad yang akan dibawa ke League Cup. Namun terlepas dari aturan yang nantinya diterapkan, kompetisi itu tetap berpotensi menjadi panggung penting bagi para pemain muda Laskar Sembada untuk mendapatkan kesempatan tampil.
Pengalaman menghadapi lawan dari dua kasta kompetisi yang berbeda juga diharapkan dapat membantu para pemain berkembang, menambah jam terbang, dan semakin siap bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad utama PSS. "Jadi, kemungkinan akan ada perubahan atau penyesuaian aturan untuk League Cup," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja