BANTUL - Pemkab Bantul melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Bantul telah menyerahkan biaya renovasi Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul untuk ditanggung PSIM Jogja.
Renovasi itu telah dikerjakan pada 10 Juli 2026.
Diketahui, I.League selaku operator liga diketahui telah meningkatkan standar kelayakan stadion untuk musim 2026/2027.
Karena itu, sejumlah fasilitas di SSA harus ditingkatkan agar memenuhi persyaratan terbaru.
Baca Juga: Sukseskan GAMAS, ASN Laki-Laki Disdik Kabupaten Gunungkidul Wajib Kirim Foto saat Antar Anak Sekolah
SSA sendiri saat ini juga diketahui baru memiliki sekitar 420 kursi tunggal.
Jumlah ini akan ditambah secara signifikan hingga mencapai sekitar 5.000 unit.
Oleh karena itu, Pemkab Bantul meminta PSIM untuk menambah fasilitas di SSA sehingga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan penonton.
Sekaligus memenuhi standar stadion modern yang diterapkan kompetisi profesional.
Tidak hanya itu, kualitas pencahayaan stadion juga akan ditingkatkan. Intensitas lampu yang sebelumnya berada di angka 12.500 lux, akan ditambah menjadi 16.000 lux agar sesuai kebutuhan pertandingan malam hari dan standar siaran televisi.
Baca Juga: Nihil Pendaftar dan Minimnya Jumlah Murid, Empat SD Krisis Siswa Terpaksa Digabung
Seluruh biaya renovasi ditanggung manajemen PSIM sehingga seluruh barang yang telah dipasang di SSA tetap menjadi milik Laskar Mataram.
"Kalau besuk tidak berkandang di SSA lagi, maka kursi dan Lux akan dibawa PSIM," beber Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Bantul Titik Zubaidah, Minggu (12/7/2026).
Tak hanya itu, walaupun klausul renovasi dan pembenahan biaya renovasi tetap ditanggung PSIM.
Pemkab Bantul tetap tidak memberikan pembebanan sewa selama renovasi atau dalam periode tertentu sebagai kompensasi.
"Seperti tahun kemarin," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun