Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cedera Pangkas Kiprah Anton Fase, PSIM Jogja Resmi Akhiri Kontrak Kerja Sama

Fahmi Fahriza • Jumat, 3 Juli 2026 | 18:52 WIB
Mantan pemain PSIM Jogja Anton Fase. (Dok. PSIM Jogja)
Mantan pemain PSIM Jogja Anton Fase. (Dok. PSIM Jogja)

 

JOGJA - PSIM Jogja kembali melakukan perombakan skuad menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Terbaru, manajemen Laskar Mataram resmi mengakhiri kerja sama dengan pemain asing asal Belanda Anton Fase.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri kiprah singkat winger berusia 26 tahun itu bersama PSIM setelah satu musim membela klub. Cedera yang dialaminya pada pertengahan kompetisi menjadi salah satu faktor yang membuat kontribusinya bersama tim tidak dapat berlangsung secara maksimal.

Anton, yang berposisi utama sebagai sayap kiri namun juga mampu bermain di sisi kanan, sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal musim. Namun cedera retak pada jari kaki memaksanya menepi dalam waktu cukup lama hingga hanya mampu tampil dalam 9 laga dari total 34 pertandingan PSIM di BRI Super League 2025/2026.

Meski memiliki kesempatan bermain yang terbatas, pemain kelahiran Haarlem, Belanda, itu tetap mampu memberikan kontribusi dengan mencetak dua gol dan satu assist. Dari 12 percobaan tembakan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Dalam distribusi bola, Anton juga membukukan 143 umpan sukses dari 168 percobaan sepanjang musim.

Baca Juga: Yuliana Tasno Ungkap Fokus Jangka Panjang PSIM Jogja, Bangun Youth Development demi Masa Depan Klub

General Manager (GM) PSIM Steven Sunny mengungkapkan, pada awal musim Anton menjadi salah satu pemain yang mampu memberi dampak positif bagi tim. Sayangnya, proses pemulihan cedera berlangsung lebih lama dari perkiraan.

"Awal musim penampilannya cukup bagus dan sangat membantu tim. Sayang dia cedera retak di jari kaki pada pertengahan musim dan pemulihannya memang memakan waktu yang cukup signifikan dari ekspektasi," ujar Steven, Jumat (3/7).

Seiring berakhirnya kerja sama itu, manajemen PSIM turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Anton selama mengenakan seragam Laskar Mataram. "Kami ucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dedikasi Anton dengan tim. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier Anton selanjutnya,"  tambahnya.

Bagi Anton, kebersamaan bersama PSIM meninggalkan kesan yang mendalam. Pemain berdarah Suriname itu mengaku sejak pertama kali tiba di Jogjakarta dirinya langsung merasakan suasana kekeluargaan di dalam klub.

Baca Juga: Masih di Jepang, Yusaku Yamadera Ungkap Negosiasi dan Pembaruan Nilai Kontrak dengan PSIM Jogja Belum Rampung

"Sejak awal saya datang ke klub ini, semua orang sangat membantu, penuh kasih, dan peduli. Saya juga bahagia dengan seluruh hubungan yang saya bangun bersama para pemain, staf, dan semua orang di klub," ujar Anton.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada suporter PSIM yang dinilainya memberikan dukungan luar biasa sepanjang musim. Anton berharap Laskar Mataram mampu meraih hasil lebih baik pada kompetisi mendatang.

"Sangat senang bisa bermain untuk klub yang begitu indah dengan suporter yang luar biasa. Saya harap mereka mendapat banyak keberuntungan di musim depan. Untuk para suporter, semoga sukses dan sampai jumpa lagi," tuturnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Steven Sunny #anton fase #Super League #cedera #PSIM Jogja