SLEMAN - Menyongsong bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027, PSS Sleman dikabarkan langsung bergerak cepat berburu amunisi baru untuk memperkuat kedalaman skuad.
Hal itu dilakukan demi Laskar Sembada bisa bersaing di papan atas klasemen kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, radar transfer klub kebanggaan Bumi Sembada ini dilaporkan tengah mengarah pada lima nama pemain, baik pilar lokal potensial hingga legiun asing sarat pengalaman.
Langkah agresif di bursa transfer ini digadang-gadang menjadi bukti ambisi manajemen Super Elang Jawa demi mendongkrak performa tim.
Baca Juga: Pemkot Prioritaskan Enam Standar Pelayanan Minimal Target 2027 Dapat Terpenuhi
Itu sekaligus memberikan jaminan prestasi bagi para Sleman Fans yang haus akan kejayaan.
Berdasarkan rumor yang santer beredar di kalangan pencinta sepak bola nasional, manajemen PSS Sleman tengah serius menyeleksi legiun asing untuk memperkuat sektor krusial.
Nama pertama yang mencuat adalah Kazuki Takahashi.
Gelandang kreatif asal Jepang ini dinilai memiliki visi bermain yang ciamik dan mobilitas tinggi, tipikal pemain yang sangat disukai untuk menghidupkan kreativitas lini tengah yang kerap kali kurang menggigit di musim lalu.
Tidak hanya Takahashi, lini pertahanan PSS juga berpotensi kian kokoh dengan bidikan tertuju pada Carlos Eduardo.
Baca Juga: Masih Tunggu Kepastian Regulasi Pusat, Pemkot Magelang Siapkan Skema Sekolah Negeri Unggulan
Kiper asal Persija Jakarta ini diprediksi bakal menjaga gawang tim Bumi Sembada.
Sementara untuk mengawal lini pertahanan, PSS dikaitkan dengan bek tangguh Christophe Nduwarugia.
Postur kokoh dan ketenangannya dalam membaca permainan diharapkan mampu menjadi tembok tebal yang sulit ditembus penyerang lawan.
Tak hanya itu, bursa transfer PSS kian menarik perhatian seiring munculnya nama winger lincah asal Timor Leste, Gali Freitas. Pemain yang musim lalu tampil impresif di kompetisi domestik ini dikenal memiliki kecepatan di atas rata-rata dan daya dobrak luar biasa dari sisi sayap.
Kehadiran Gali Freitas di Maguwoharjo International Stadium (MaglS) diyakini bakal membuat variasi serangan kian sulit ditebak.
Sedangkan untuk slot pemain lokal, manajemen PSS mencoba menggoda Rio Fahmi.
Pemain berlabel Timnas Indonesia ini dinilai menjadi opsi paling ideal untuk membantu serangan melalui umpan-umpan silang akuratnya.
Menanggapi rumor itu, Direktur PSS Sleman Yoni Arseto masih enggan berbicara banyak.
Sebab, baginya hal itu hanya isu belaka. "Intinya kalau belum ada tanda tangan kontrak, itu belum resmi," katanya, Senin (15/6/2026).
Oleh karena itu, Yoni memilih untuk menyimpan rapat-rapat calon-calon pemain yang akan memperkuat PSS di kompetisi Super League musim 2026/2027 nanti.
"Pokoknya kalau urusan pemain kami sudah serahkan ke Coach Pieter Huistra," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun