RADAR JOGJA - Penerbangan Afrika Selatan dari Bandara Internasional O.R. Tambo Johannesburg ke Meksiko untuk pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan mendarat pada Minggu pagi, mengalami penundaan, demikian konfirmasi Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan.
Penerbangan tersebut dijadwalkan ulang untuk Senin pagi. SABC memberitakan penundaan penerbangan tersebut pada Sabtu malam.
SABC kemudian melaporkan bahwa setidaknya 20 anggota rombongan yang akan berangkat masih dalam proses pengurusan visa oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, sementara anggota tim teknis mengalami penolakan visa.
Baca Juga: Marcelo Bielsa Coret Top Skor Luis Suarez dari Skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026
Di X, Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie awalnya mengecam saga yang memalukan ini dan mengatakan mereka dipermalukan.
"Semua pemain Bafana Bafana telah menerima visa mereka untuk berangkat ke AS, yang masih tertunda adalah asisten pelatih, dokter tim, kepala keamanan, dan satu analis. Pesawat charter akan berangkat Senin," tulis McKenzie setelahnya di X.
Bafana Bafana dijadwalkan memainkan pertandingan persahabatan melawan Jamaika di Meksiko sebelum memulai Piala Dunia melawan tuan rumah bersama Meksiko di Mexico City pada 12 Juni.
Baca Juga: Brasil Hancurkan Panama dengan Enam Gol dari Pemain Yang Berbeda Jelang Piala Dunia 2026
"Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) ingin memberi tahu bangsa tentang rencana perjalanan Bafana Bafana ke Meksiko menjelang Piala Dunia FIFA 2026," tulis pernyataan Asosiasi pada hari Minggu.
"Tim nasional senior putra Afrika Selatan mengalami tantangan terkait Visa untuk beberapa pemain dan ofisial, dan sebagai hasilnya grup tersebut tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Utara pagi ini seperti yang direncanakan semula.
"SAFA bekerja tanpa henti untuk memastikan bahwa tim melakukan perjalanan ke Mexico City sesegera mungkin menjelang pertandingan pembukaan turnamen global melawan tuan rumah Meksiko di Estadio Azteca pada 12 Juni 2026."
Baca Juga: Jerman 4-0 Finlandia, Saat Deniz Undav Cetak Brace Namun Harus Diganti Karena Cedera
Masalah visa ini adalah yang terbaru dari serangkaian masalah administratif yang telah memengaruhi skuad Afrika Selatan.
Baru-baru ini, mereka dikurangi tiga poin dalam kualifikasi Piala Dunia sebagai akibat dari gelandang Teboho Mokoena yang bermain melawan Lesotho pada Maret 2025 meskipun saat itu sedang diskors karena akumulasi kartu kuning.
Afrika Selatan memastikan tempat di turnamen tersebut pada babak terakhir kualifikasi grup pada bulan Oktober meskipun terjadi insiden tersebut, yang menurut SAFA terjadi karena manajer tim Vincent Tseka mengambil es pada saat Mokoena mendapat kartu kuning, dan karena itu tidak menyadari kartu kuning tersebut.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SENIN, 01 JUNI 2026
Pelatih Bafana Bafana, Hugo Broos mengatakan pada saat itu bahwa ia juga merasa bertanggung jawab atas saga Mokoena setelah memilih pemain yang diskors.
Editor : Satria Putra Sejati