SLEMAN - Manajemen PSS Sleman memberikan keleluasaan penuh kepada sang pelatih Pieter Huistra dalam pembentukan skuad.
Menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang, manajemen pasrah dan melimpahkan seluruh kewenangan perombakan skuad kepada pelatih asal Belanda itu.
Direktur PSS Yoni Arseto mengatakan, dalam masa persiapan kali ini manajemen memang tidak mau mencampuri urusan teknis.
Khususnya mengenai siapa saja pemain yang bakal dipertahankan maupun dilepas untuk musim depan.
Baca Juga: Tak Pedulikan Rivalitas saat Derby Istimewa, Pieter Huistra Fokus Bangun Skuad
Menurutnya, keputusan bongkar pasang komposisi tim merupakan hak prerogatif tim pelatih.
"Kalau itu sih, aku terserah Coach Pieter ya," jelasnya, Kamis (28/5/2026).
Tak hanya itu, ketika disinggung mengenai persentase kerangka skuad lama yang bakal dipertahankan untuk mengarungi musim baru, Yoni juga belum bisa membeberkan angka pastinya.
Kendati demikian, Yoni memastikan pilar-pilar penting yang menjadi tulang punggung tim di kompetisi Championship musim 2025/2026 tidak akan dirombak total.
Hal itu dilakukan demi menjaga stabilitas dan kedalaman skuad agar tim kebanggaan Bumi Sembada bisa langsung tancap gas sejak awal kompetisi.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha, PSIM Jogja Bagikan Hewan Kurban kepada Warga Sekitar di Wisma Baciro Jogja
"Kata Coach Pieter itu ya ada beberapa yang masih dipertahankan, pasti. Karena kan istilahnya fondasi tim. Jadi tidak akan meninggalkan itu," tegasnya.
Bagi Yoni, langkah manajemen yang memberikan keleluasaan penuh kepada Pieter Huistra itu dinilai sangat logis.
Pasalnya, mantan pelatih Borneo FC itu dianggap paling paham dengan kebutuhan taktis di lapangan dan dapat membangun pondasi tim yang kokoh demi target bersaing di papan atas pada kompetisi musim depan.
"Kami akan percayakan hal itu kepada Coach Pieter," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun