MAGELANG - Kejuaraan nasional (Kejurnas) Tenis Junior Piala Wali Kota Magelang tahun 2026 resmi dihelat. Event perdana ini menyedot antusiasme peserta dengan total 180 petenis dari berbagai wilayah. Kegiatan ini sekaligus menjadi panggung pembinaan dan sport tourism.
Kejuaraan tersebut digelar selama tiga hari, 15-17 Mei dengan memanfaatkan sejumlah venue utama. Yakni Lapangan Tenis Indoor dan Outdoor di Sanden Sport Centre, Lapangan Tenis Armada Estate, serta Lapangan Pelti Kota Magelang.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi mengutarakan, kejuaraan ini dirancang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga bagian dari strategi pembinaan atlet sejak usia dini.
Melalui kejuaraan ini, kata dia, ingin memperkuat pembinaan olahraga prestasi, khususnya tenis lapangan. “Sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan sportif di kalangan atlet muda," ujarnya saat pembukaan, Jumat (15/5).
Dia menyebut, semula panitia menargetkan sekitar 100 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Namun hingga sehari sebelum pembukaan, jumlah pendaftar telah menembus 180 peserta, jauh melampaui ekspektasi awal.
Para peserta, kata Imam, berasal dari berbagai provinsi. Tidak hanya dari Pulau Jawa tetapi juga luar Jawa, yang menunjukkan tingginya minat terhadap kejuaraan ini. Hal itu sekaligus menjadi indikator kuat kebutuhan terhadap ruang kompetisi bagi atlet junior masih besar.
Imam menjelaskan, kejurnas ini mempertandingkan berbagai nomor, mulai dari kategori usia (KU) 8 hingga KU 16 tahun, baik putra maupun putri. Untuk kelompok usia tertentu, pertandingan tidak hanya digelar pada nomor tunggal (perorangan), tetapi juga ganda.
Menurut Imam, event olahraga berskala nasional seperti ini memiliki dampak ganda. Tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga meningkatkan citra daerah sebagai kota yang aktif dan siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga.
Baca Juga: Dampak Rupiah Melemah, Harga Minyak Goreng dan Gula Pasir di Kota Jogja Diprediksi Meroket
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, keberhasilan penyelenggaraan tahun pertama ini sebagai pencapaian penting bagi pemerintah dan masyarakat. "Ini kebanggaan bagi kami. Baru pertama kali digelar, tapi antusiasmenya luar biasa," bebernya.
Pemkot Magelang pun berkomitmen menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan. Evaluasi akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, dengan harapan ke depan dapat masuk dalam kalender resmi nasional, bahkan berkembang ke skala internasional. (aya)
Editor : Heru Pratomo