RADAR JOGJA - Teka-teki masa depan Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis belum menemui titik terang. Meski telah sukses membawa Laskar Sembada mengamankan tiket promosi ke Super League musim 2026/2027 nanti, pelatih yang akrab disapa Uwak ini belum mengetahui apakah kontraknya diperpanjang atau tidak.
"(Kontrak) saya akhir (bulan) ini habis. Terkait masa depan, nanti kami bicarakan lagi, belum ada pembicaraan," ujarnya, Selasa (21/5).
Baca Juga: Gustavo Tocantins Pertanyakan Nasibnya Bersama PSS Sleman
Oleh karena itu, ketidakpastian itu tentu saja bakal memicu spekulasi apakah manajemen PSS akan mempertahankan pria yang berjasa mengembalikan kejayaan tim. Atau justru mencari nakhoda baru untuk mengarungi kerasnya kompetisi kasta tertinggi nanti.
Mengingat untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027 nanti, Uwak tidak bisa menjadi pelatih kepala. Itu karena lisensinya belum memenuhi syarat. Meski begitu, ia mengaku tidak mau ambil pusing terkait masa depannya bersama PSS.
Pelatih berusia 55 tahun ini memilih untuk menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak manajemen dan Direktur Teknik (Dirtek) Pieter Huistra. "Ya, itu tergantung manajemen dan dirtek," tegasnya.
Maka dari itu, selepas membawa PSS kembali promosi ke Super League musim depan, ia lebih memilih bersantai dan pulang ke kampung halamannya terlebih dahulu. Mengingat, kompetisi Championship musim 2025/2026 terbilang sangat melelahkan baginya. "Sejauh ini belum ada tim lain yang menghubungi saya juga," cetusnya. (ayu/laz)