SLEMAN - Hasil imbang yang diraih PSS Sleman saat menghadapi Persiba Balikpapan di pekan ke-26 lalu, membuat tensi persaingan di papan atas Grup Timur semakin panas.
Kepastian siapa yang bakal menyandang status juara grup, kini harus ditentukan hingga laga terakhir kompetisi Championship 2025/2026.
Meski saat ini PSS masih memegang kendali di puncak klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol, posisi itu masih belum aman.
Sebab, Persipura Jayapura masih terus menguntit posisi Laskar Sembada. Oleh karena itu, situasi itu membuat pertandingan terakhir pekan depan bakal menjadi laga hidup mati.
Baca Juga: Bukan Menu Western, Embarkasi YIA Sajikan Hidangan Nusantara dengan Standar Hotel Berbintang
PSS dan Persipura sebenarnya hanya membutuhkan tambahan satu poin saja untuk mengunci posisi dua besar.
Namun bagi Super Elang Jawa, posisi tersebut juga terbilang tidak aman jika PSS ingin promosi secara otomatis.
Di sudut lain, Barito Putera FC yang duduk di posisi ketiga rupanya masih menyimpan asa, meski tergolong tipis.
Laskar Antasari wajib mengamankan kemenangan di laga pamungkas sembari mendoakan PSS Sleman terjungkal.
Jika skenario ini terjadi dan poin keduanya sama, maka Barito Putera FC bakal melenggang karena unggul secara head to head atas PSS.
Namun jika poin Barito Putera FC sama dengan Persipura, tim Mutiara Hitam dipastikan tetap berada di atas karena unggul catatan pertemuan atas tim asal Banjarmasin itu.
Menanggapi hal ini, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku akan memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya.
Sebab, saat ini nasib tim kebanggaan masyarakat Sleman itu ada di tangan mereka sendiri, bukan bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
"Kalau kami mau lolos langsung, ya kami yang berbuat sendiri. Tidak tergantung kepada tim lain," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Tak hanya itu, jelang laga penentu kontra PSIS Semarang nanti, Ansyari juga meminta seluruh pemain menaikkan level konsentrasi.
Sebab, taktik sehebat apa pun tidak akan berjalan tanpa mentalitas yang tepat di laga pamungkas nanti.
"Saya kira seluruh pemain harus menyadari kalau mereka mau merayakan kelolosannya. Ya, harus selalu fokus dalam bermain. Mental petarung harus mereka keluarkan dalam pertandingan lawan PSIS nanti," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun