JOGJA - PSIM Jogja harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Jumat (17/4) sore.
Sebagai tim tamu, PSIM justru tampil dominan sejak awal laga.
Laskar Mataram unggul dalam penguasaan bola dan mampu membangun serangan yang lebih cair serta membahayakan dibandingkan tuan rumah.
Dominasi itu langsung berbuah hasil cepat.
Pada menit ke-9, Savio Sheva membawa PSIM unggul setelah menuntaskan umpan Deri Corfe dengan sepakan akurat ke pojok kanan gawang yang tak mampu dijangkau kiper Bhayangkara, Aqil Savik.
Keunggulan 1-0 membuat PSIM semakin percaya diri mengontrol jalannya pertandingan.
Setelah gol itu, tempo permainan meningkat. Bhayangkara mulai memberikan respons dengan beberapa peluang berbahaya, namun hingga babak pertama usai tidak ada tambahan gol.
PSIM menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 1-0.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif dengan mengubah pendekatan serangan, termasuk memaksimalkan situasi bola mati.
Baca Juga: Sleman Fans Geruduk Latihan di Lapangan Pakembinangun, M. Kanu Minta Maaf ke Suporter
Perubahan taktis tersebut langsung membuahkan hasil cepat.
Pada menit ke-49, bek Bhayangkara FC Nehar Sadiki berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan Moussa Sidibe.
Momentum kemudian sepenuhnya berbalik ke pihak tuan rumah.
Hanya berselang tujuh menit, Bhayangkara berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Kali ini Moussa Sidibe mencatatkan namanya di papan skor usai mengoptimalkan umpan dari Moises pada menit ke-56.
PSIM sebenarnya sempat kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui Pulga Vidal.
Baca Juga: Mengoptimalkan WhatsApp Marketing dengan Segmentasi Audiens
Namun gol itu dianulir wasit setelah pengecekan VAR yang menyatakan posisi Vidal sudah lebih dulu offside. Skor tetap 2-1 untuk Bhayangkara.
Di sisa waktu pertandingan, PSIM terus menekan untuk mencari gol penyeimbang.
Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Di sisi lain, Bhayangkara juga tetap berbahaya melalui serangan balik cepat meski tidak menambah gol.
Baca Juga: Ada Tambahan 1.000, PSS Sleman Dapat Kuota 8.000 saat Jamu Persiku Kudus di MagIS
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Candra, tidak ada perubahan skor.
PSIM harus pulang tanpa poin setelah kalah 1-2 dari Bhayangkara FC.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif PSIM menjadi tiga kekalahan beruntun, setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Dewa United FC dan 1-2 dari PSM Makassar. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun