Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tren Negatif Menghantui selama Putaran Kedua, PSIM Jogja Diminta Segera Amankan Poin di Sisa 7 Pertandingan

Fahmi Fahriza • Kamis, 16 April 2026 | 21:04 WIB
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menegaskan, timnya belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi di kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.

Hingga pekan ke-27, PSIM telah mengoleksi 38 poin dan menempati peringkat ke-9 klasemen sementara. 

Meski berada di papan tengah, situasi ini belum membuat Laskar Mataram bisa bernapas lega, mengingat kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan atau 21 poin yang diperebutkan.

Ia pun mengingatkan secara matematis peluang terburuk masih bisa terjadi apabila timnya gagal meraih poin di sisa laga musim ini.

Baca Juga: Keunggulan Laga Kandang di Ujung Musim, PSS Sleman Tak Boleh Gagal Kejar Tiket Final

"Target kami tidak degradasi. Tapi kami belum aman, karena masih ada tujuh laga dengan total 21 poin.

Jika kami kalah semua dan tim lain menang, kami bisa terdegradasi. Sesederhana itu," ujar Van Gastel, Kamis (16/4/2026).

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Performa PSIM di putaran kedua menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

Dari 10 pertandingan terakhir, PSIM hanya mampu meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan empat kekalahan.

Van Gastel mengakui, timnya seharusnya bisa tampil lebih baik dalam periode tersebut.

Baca Juga: Yusaku Yamadera Menyesal Absen, PSIM Jogja Kehilangan Bek Kunci saat Hadapi Bhayangkara FC

Terutama dalam mengamankan poin dari laga-laga yang sebenarnya masih bisa dikendalikan.

"Kami harusnya bisa memenangkan beberapa laga dan juga setidaknya meraih hasil imbang lebih banyak.

Tetapi kami justru kehilangan poin di situasi-situasi penting," ungkapnya.

Catatan itu menjadi kontras jika dibandingkan dengan performa impresif di putaran pertama, yang sempat membawa PSIM bersaing di papan atas klasemen.

Dengan tren yang belum stabil dan jadwal pertandingan yang semakin krusial, PSIM kini dituntut segera bangkit.

Baca Juga: Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Uang Rp 21,4 M, Nany Widjaja Digugat Perusahaan Industrial Estate

Tambahan poin menjadi harga mati agar posisi di klasemen tetap aman dan terhindar dari ancaman degradasi di akhir musim.

"Saya tidak puas dengan kondisi ini, karena kami terlalu sering kalah dibanding putaran pertama. Harusnya kami bisa mendapat lebih banyak poin," ulasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#BRI Super League musim 2025/2026 #degradasi #PSIM Joga #psi #Jean Paul van Gastel