SLEMAN - Kenaikan harga avtur yang merembet pada melambungnya harga tiket pesawat belakangan, tak membuat nyali PSS Sleman ciut.
Meski tantangan logistik menghantui, manajemen Laskar Sembada menegaskan misi mencuri poin di tanah luar Jawa tidak akan terganggu sedikit pun.
Diketahui, dalam empat laga krusial ke depan, Super Elja masih harus melakoni dua laga away yang cukup menguras stamina dan kantong.
Dominikus Dion dan kawan-kawan dijadwalkan akan bertolak menantang Barito Putera FC di Banjarmasin, Sabtu (11/4/2026), disusul lawatan ke markas Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/4) mendatang.
Manajer PSS Kim Jeffrey Kurniawan pun menanggapi santai kabar kenaikan biaya operasional akibat melesatnya harga bahan bakar pesawat itu.
Sebab, mantan pemain Persib Bandung ini telah memastikan armada Super Elang Jawa tetap berangkat dengan kekuatan penuh.
"Tidak ada pengaruhnya sih kalau untuk itu. Tidak ada, kami tetap full power ke sana (away)," ungkapnya, Jumat (10/4/2026).
Bukan tanpa alasan Kim Jeffrey mengatakan hal itu. Sebab, baginya urusan teknis di lapangan jauh lebih mendesak untuk dipikirkan ketimbang kenaikan harga avtur ataupun fluktuasi harga BBM.
Apalagi, lanjutnya, posisi PSS saat ini menuntut konsistensi demi tetap bisa bertahan di puncak klasemen.
Baca Juga: Waspada! Cuaca Labil, Hujan Lebat Masih Ancam DIY: Begini Penjelasan BMKG Yogyakarta
Oleh karena itu, pria berusia 36 tahun ini ingin timnya bisa membawa pulang hasil maksimal dari kandang lawan.
"Karena semuanya kami tahu, betapa pentingnya pertandingan itu," tegasnya.
Meski demikian, Kim Jeffrey tidak menampik kendala di sektor transportasi udara bukan sekadar soal harga.
Kelangkaan jadwal penerbangan atau kesulitan mendapatkan kursi juga menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen dalam menyusun rencana keberangkatan tim.
"Jadi itu yang harus kami hadapi. Kami harus gimana caranya bisa atasin," lontar pria berdarah Jerman-Indonesia itu. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun