Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wajib Menang di Kandang, PSIM Jogja Kejar Pembuktian, PSM Makassar Usung Misi Keluar dari Krisis

Fahmi Fahriza • Kamis, 9 April 2026 | 22:09 WIB
Infografis: Herpri Kartun/Radar Jogja
Infografis: Herpri Kartun/Radar Jogja

JOGJA - Tekanan mulai mengarah ke PSIM Jogja jelang menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (10/4/2026) mulai pukul 15.30, Laskar Mataram tak lagi punya banyak ruang untuk terus kehilangan poin.

Sejauh ini, dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani Laskar Mataram di putaran kedua, rapor tim tidak terlalu bagus. PSIM hanya menang satu kali, lima kali seri, dan tiga kali menelan kekalahan.

Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menegaskan, timnya tidak akan sporadis mengubah pendekatan meski hasil belakangan belum sesuai harapan. Namun, pernyataan itu justru memperlihatkan bahwa PSIM masih berkutat pada problem yang sama.

"Persiapan kami berjalan seperti biasa, terlepas dari hasil yang kita dapatkan. Jadi tidak ada yang berbeda untuk laga ini," ujar Van Gastel, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Nasabah di Kospin PAM Jogja Berlanjut, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke JaksaBaca Juga: Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Nasabah di Kospin PAM Jogja Berlanjut, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Di tengah tuntutan meraih kemenangan, PSIM juga harus menghadapi keterbatasan skuad. Anton Fase masih absen karena cedera, sementara Fahreza Sudin juga masih menepi akibat suspensi.

Di luar itu, kembalinya Rahmatsho Rahmatzoda menjadi satu-satunya kabar positif bagi tim. "Anton masih belum bisa berlatih. Kita juga masih kehilangan Fahreza karena suspensi. Dan kabar baiknya Rahmatsho sudah kembali," jelasnya.

Situasi ini membuat PSIM berada di persimpangan, yakni tetap percaya pada proses atau mulai menghadapi risiko kehilangan momentum di papan tengah.

Di level pemain, urgensi itu terasa lebih jelas. Savio Sheva secara tegas menyebut laga melawan Juku Eja ini tak boleh berakhir tanpa kemenangan.

Baca Juga: Respons Cepat Damkarmat Gunungkidul Rata-rata 8 Menit 20 Detik, 44 Kejadian Penyelamatan dan 5 Kebakaran Selama Maret 

"Kita tahu di pertandingan terakhir kemarin kita kehilangan poin. Jadi bagaimana pun caranya, tiga poin harga mati melawan PSM Makassar," tegas Sheva.

Di sisi lain, PSM datang ke Bantul dengan beban yang tak kalah berat. Tim tamu tengah berada dalam tren negatif dan berupaya keluar dari situasi sulit.

Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin menyadari sepenuhnya tekanan yang dihadapi timnya, sekaligus tantangan besar bermain di kandang lawan.

"Pastinya akan menjadi laga yang berat dan sulit buat kami. Karena kita tahu PSIM tim yang bagus dan akan didukung ribuan suporternya,"  ujar Amiruddin.

Namun, di balik tekanan itu ia juga masih memiliki optimisme sekaligus melihat celah, bahwa pertandingan ini bisa menjadi titik balik. "Siapa lebih disiplin, lebih agresif, dan punya sikap pantang menyerah, itu yang akan dekat dengan hasil terbaik,"  tegasnya.

Baca Juga: Anggaran Tak Sampai Setengah Dibanding Tahun Lalu, Paskibraka Sleman Tak Pakai Formasi Penuh

PSM juga datang dengan kondisi fisik yang diuji karena perjalanan jauh. Meski Amiruddin menilai hal itu bukan alasan. "Perjalanan kami sedikit melelahkan, tapi ini normal bagi kami. Semua tim juga mengalami hal yang sama," katanya.

Ia turut serta menggarisbawahi ancaman utama dari PSIM bukan pada individu, melainkan kekuatan kolektif. "PSIM bermain sangat agresif dan kompak. Siapa pun pemain yang masuk ke area pertahanan kami bisa menciptakan bahaya," jelasnya.

Perwakilan pemain PSM Gala Pagamo memastikan, timnya tidak datang hanya untuk bertahan. "Kondisi tim baik, kita sudah mempersiapkan dengan baik. Semoga besok bisa menjalankan instruksi pelatih dan memberikan tiga poin untuk PSM Makassar,"  ujarnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#stadion sultan agung #PSIM #BRI Super League 2025/2026 #Laskar Mataram #PSIM Jogja