Baca Juga: Papan Tengah Belum Jaminan Aman, PSIM Jogja Masih Dibayangi Risiko di Sisa Delapan Laga
Baca Juga: Mengenal El Nino dan La Nina: Dampaknya bagi Cuaca Global dan Indonesia
Sebagai kiper keempat, Gilang dihadapkan pada situasi yang menuntut kesabaran ekstra.
Rotasi di posisi penjaga gawang yang cenderung terbatas membuat peluang tampil tidak datang dengan mudah.
Meski demikian, ia tetap menempatkan kesiapan sebagai prinsip utama dalam menjalani setiap kesempatan.
Baca Juga: Dulu Dianggap Mistis, Kini Praktik Hipnoterapi Diakui Ilmiah dan Disertifikasi di UGM
"Kalau sewaktu-waktu dapat kesempatan ya harus siap. Yang penting saya fokus dan profesional," ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Di usianya yang baru 20 tahun dan baru menembus tim senior musim ini, Gilang memilih untuk tidak terburu-buru memasang target debut.
Ia menyadari, proses adaptasi dan peningkatan kualitas diri menjadi tahap penting yang harus dijalani terlebih dahulu.
Baca Juga: Wedang Ereng-Ereng, dari Pundong, Bantul, Mirip Wedang Uwuh, Lahir dari Luka dan Kesetiaan
"Belum target debut lah kalau musim ini. Saya masih cari pengalaman dulu. Kan baru naik ke senior juga, jadi step by step saja," ucapnya.
Sementara itu, PSIM sendiri saat ini berada di peringkat 8 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin dari total 25 pertandingan, di tengah persaingan 18 tim dalam kompetisi ini.
Posisi itu menunjukkan persaingan cukup ketat, di mana setiap pertandingan memiliki arti penting bagi pergerakan tim di papan klasemen.
Baca Juga: Wah, Longsor Susulan di Tanjakan Clongop Terjadi Tiga Kali dalam Sepekan: Didominasi Tanah Tua
Pengalaman masuk dalam skuad pertandingan juga memberi gambaran langsung bagi Gilang tentang atmosfer kompetisi di level tertinggi.
Tekanan suporter, intensitas pertandingan, hingga tuntutan konsentrasi tinggi menjadi bagian dari proses pembentukan mental yang kini tengah dijalani.
"Senang bisa masuk bench dan sudah dikasih panggung seperti itu. Walaupun penontonnya banyak, yang penting tetap siap," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita