RADAR JOGJA - Para suporter yakin Kepa Arrizabalaga terkena kutukan Carabao Cup setelah kesalahan yang fatal dengan memberi Manchester City gol pertama di Wembley.
Kepa gagal menahan umpan silang dari Bernardo Silva dengan sempurna, sehingga memungkinkan Nico O’Reilly untuk menyambar dan mencetak gol, membawa The Citizens unggul 1-0.
Kesalahan itu terjadi saat kiper asal Spanyol itu bisa dibilang beruntung masih berada di lapangan.
Beberapa menit sebelumnya, ia keluar dari kotak penalti dalam upaya menghalau bola yang dilambungkan ke arah Jeremy Doku, namun gagal menyentuh bola dan akhirnya melakukan pelanggaran terhadap winger asal Belgia tersebut.
Wasit menilai bola tersebut tidak secara langsung menghalangi peluang gol yang jelas, artinya ia tetap berada di lapangan dan mendapat kartu kuning.
Para suporter Arsenal mungkin berharap ia tidak berada di lapangan setelah kesalahannya memecah kebuntuan, sebelum Manchester City akhirnya memenangkan Carabao Cup dengan skor 2-0.
Para suporter dan pakar sepak bola segera mengkritik kiper Arsenal tersebut, dengan banyak yang mengatakan kesalahannya memberikan keunggulan bagi Manchester City di laga final yang sangat krusial tersebut.
Beberapa bahkan mengatakan bahwa ia telah dikutuk, mengingat bagaimana ia menolak diganti pada 2019 saat melawan Manchester City saat masih berseragam Chelsea, sebelum akhirnya timnya kalah.
Saat itu, manajer Chelsea Maurizio Sarri ingin menggantikannya dengan Willy Caballero untuk adu penalti, tetapi Kepa menolak meninggalkan lapangan dalam langkah yang mengejutkan.
Lalu, pada tahun 2022, ia diturunkan sebagai spesialis penalti saat melawan Liverpool dan kebobolan 11 dari 11 tendangan penalti sebelum tendangan penaltinya sendiri melambung tinggi, yang pada akhirnya membuat timnya kalah dalam pertandingan tersebut.
Dan kini, penampilannya pada laga ini kembali diwarnai kesalahan fatal, di mana kesalahannya secara langsung berujung pada terciptanya gol.
“Penampilan Kepa sungguh mengejutkan, dia keluar terlalu jauh lalu hanya bisa mengayun-ayunkan tangannya saat menghadapi umpan silang? Dia beruntung masih berada di lapangan,” tulis seorang penggemar di X.
“Seharusnya tidak mungkin Kepa menjadi starter dalam pertandingan ini, dia seperti dikutuk,” tulis yang lainnya.
“Siapa yang ingat saat Kepa menolak diganti setelah manajernya meminta di final Carabao Cup?” yang lainnya menambahkan.
Manchester City memasuki pertandingan ini setelah tersingkir dari Liga Champions pada pertengahan pekan, namun mampu menandingi Arsenal, yang memimpin klasemen Premier League dan menjadi favorit untuk memenangkannya dengan gemilang.
Nico O’Reilly menikmati momen terbaiknya dalam seragam Manchester City, memanfaatkan kesalahan Kepa sebelum muncul lagi untuk mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan di Wembley.
Editor : Satria Putra Sejati