RADAR JOGJA - Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp disebut-sebut akan menjadi manajer timnas Jerman berikutnya setelah Piala Dunia 2026, dengan para petinggi Red Bull sudah membahas kepergiannya.
Laporan di Jerman menunjukkan bahwa mereka yang berada di dalam perusahaan Red Bull menganggap sangat mungkin Klopp menggantikan Julian Nagelsmann dalam waktu dekat.
Klopp telah absen dari dunia kepelatihan sejak Juni 2024 ketika ia meninggalkan Liverpool. Namun, spekulasi tentang kembalinya ke bangku pelatih terus berlanjut, terutama di Real Madrid dan raksasa Eropa lainnya.
Sport Bild dari negara asal Klopp mengatakan bahwa pekerjaan di klub tidak mungkin, tetapi mengambil alih kursi pelatih tim nasional jauh lebih realistis.
Bahkan, hal itu sedang dibahas secara internal di Red Bull, tempat Klopp menjabat sebagai kepala sepak bola global dan banyak yang melihatnya akan menggantikan Nagelsmann dalam waktu dekat.
Dilain sisi, Nagelsmann baru-baru ini menandatangani perpanjangan kontrak dengan federasi sepak bola Jerman (DFB) hingga 2028, yang berlaku hingga setelah Piala Dunia musim panas ini dan hingga akhir Euro berikutnya.
Diperkirakan akan ada perputaran manajer setelah AS, Kanada, dan Meksiko, dengan Nagelsmann menjadi salah satu yang paling diminati.
Jika ia pindah, Klopp akan berada di posisi terdepan karena telah beberapa kali menolak tawaran DFB sebelumnya.
“Saya rasa dia tidak perlu melakukannya hanya sekali. Dia merasa lebih berkewajiban, bahwa dia tidak selalu bisa menolak pekerjaan itu,” kata agen Klopp, Marc Kosicke.
Klopp tidak digambarkan sebagai sosok yang tertarik pada peran sehari-hari yang sangat intens, dan menolak pekerjaan di klub.
Sebaliknya, suasana tenang sebagai manajer tim nasional dianggap menarik bagi manajer pemenang dua kali Premier League ini.
Kosicke juga mengatakan awal tahun ini bahwa Klopp menolak tawaran dari klub-klub besar tak lama setelah meninggalkan Anfield hampir dua tahun lalu.
“Mungkin suatu saat nanti ia akan mengatakan bahwa ia perlu merasakan suasana ruang ganti lagi. Tetapi saat ini ia sangat, sangat bahagia dengan perannya," kata Kosicke.
“Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih AS atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum ada di sana," imbuhnya.
“Bahkan Chelsea dan Manchester United pun bertanya, meskipun Jurgen telah dengan jelas menyatakan bahwa ia tidak akan melatih klub lain di Inggris," lanjutnya.
“Pertanyaan-pertanyaan ini terus berdatangan. Ia sangat senang dengan apa yang telah ia capai. Dan tetap luar biasa untuk tercatat dalam sejarah sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang hanya melatih tiga klub dan tidak pernah dipecat,” jelasnya.
Chelsea membantah pernah mendekati Klopp, dan malah merekrut Enzo Maresca setelah berpisah dengan pelatih AS saat ini, Mauricio Pochettino.
Sementara itu, Manchester United tidak dapat menemukan pengganti Erik ten Hag dan memperpanjang kontraknya sebelum memecatnya beberapa bulan kemudian.
Editor : Satria Putra Sejati