Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hanya Absen Satu Pertandingan, Pelatih PSIM Jogja Van Gastel Nilai Kartu Merah Fahreza Sudin Murni Ketidaksengajaan

Fahmi Fahriza • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:43 WIB

 

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel dalam sesi pers pre-match BRI Super League melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel dalam sesi pers pre-match BRI Super League melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul
 

JOGJA - PSIM Jogja bersiap menghadapi Persijap Jepara dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 pekan 25, Rabu (11/3/2026) malam di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.

Salah satu sorotan dari pertandingan pekan 24 melawan Semen Padang adalah kartu merah yang diterima gelandang andalan PSIM Fahreza Sudin. Kartu merah itu membuat Fahreza harus absen di laga kontra Persijap. 

Meski demikian, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menegaskan, absennya Fahreza tidak mengganggu persiapan tim secara keseluruhan. Ia juga mengaku senang karena Fahreza Sudin hanya dihukum suspensi satu pertandingan.

"Tentang Fahreza, dia satu pertandingan suspensi kartu merah. Juga tidak ada denda tambahan, karena menurut saya itu murni ketidaksengajaan," katanya, Selasa (10/3/2026).

Secara pribadi, Van Gastel berusaha melihat kartu merah Fahreza Sudin secara objektif. Dan ia tidak terlalu mempermasalahkan Fahreza harus absen di pekan 25, karena ada beberapa nama yang bisa menggantikan perannya.

"Dia tidak berniat menendang pemain lawan. Jadi bagi saya itu bukan masalah besar," ujar Van Gastel.

Pada pekan sebelumnya, kartu merah tersebut membuat PSIM harus bermain dengan 10 orang selama pertandingan melawan Semen Padang, yang menurut Van Gastel, sedikit mengubah strategi tim.

"Setelah menit 35 kita bermain dengan 10 orang, itu memang mengubah permainan. Di awal kita sempat kesulitan dengan formasi dan penguasaan bola, tapi sekarang kita sudah evaluasi dan siap menghadapi laga melawan Persijap ini," tambahnya.

Meski kehilangan salah satu pemain inti untuk satu laga, PSIM tetap optimistis menghadapi Persijap Jepara. Pelatih asal Belanda ini memastikan seluruh pemain telah menjalani latihan intensif, termasuk adaptasi strategi dan rotasi pemain untuk menjaga konsistensi tim.

Van Gastel menekankan, timnya akan tetap menampilkan performa maksimal dan strategi matang meski ada absensi pemain kunci.

"Kami akan tetap fokus untuk meraih hasil terbaik. Kehadiran Fahreza penting, tapi tim ini lebih besar daripada satu pemain. Semangat dan kesiapan seluruh pemain menjadi kunci menghadapi laga ini," tandasnya. (iza/laz)

 

 

Editor : Herpri Kartun
#Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta #Van Gastel #stadion sultan agung #Stadion Sultan Agung (SSA) #stadion sultan agung bantul #Fahreza sudin #kartu merah #Jean Paul van Gastel #stadion sultan agung Jogjakarta #PSIM Jogja