RADAR JOGJA - Senne Lammens mengatakan Manchester United harus belajar dari kekalahan atas Newcastle United di St James Park bersama-sama yang merupakan kekalahan pertama di bawah besutan Michael Carrick.
Carrick telah mengawasi peningkatan yang luar biasa Manchester United selama tujuh minggu sejak ia ditunjuk sebagai pengganti Ruben Amorim untuk sisa musim ini.
Mantan gelandang, kapten, dan pelatih Manchester United telah membawa Setan Merah naik ke posisi ketiga di klasemen Premier League selama serangkaian enam kemenangan luar biasa dalam tujuh pertandingan awal yang tak terkalahkan yang membuat mereka berada di jalur untuk kualifikasi Liga Champions.
Tetapi segalanya menjadi kacau untuk pertama kalinya pada tengah pekan lalu, ketika MU gagal memanfaatkan kartu merah Jacob Ramsey setelah Casemiro membatalkan penalti Anthony Gordon di akhir babak pertama yang penuh gejolak.
Tim asuhan Carrick tersandung setelah jeda di St James' Park dan gol menakjubkan dari pemain pengganti William Osula memastikan kemenangan Newcastle 2-1 di menit-menit akhir, sementara Manchester United mengalami kekalahan pertama di Premier League sejak 21 Desember.
"Ini benar-benar kekecewaan besar. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, terutama di kandang lawan. Manajer sudah memperingatkan kami," kata Lammens.
"Saya pikir babak pertama bukanlah yang terbaik, tetapi kami memasuki jeda dengan perasaan yang cukup baik setelah mencetak gol di menit terakhir melawan 10 pemain, jadi kami memiliki perasaan yang cukup baik," imbuhnya.
"Ya, itu jauh dari cukup baik hari ini dalam setiap aspek dan kita perlu belajar dari itu," jelasnya.
Ditanya apa sebenarnya yang salah dan apa yang menurutnya perlu diperbaiki Manchester United, Lammens yang blak-blakan mengatakan fisik dan usaha.
"Rasanya kami tidak memberikan cukup atau sama seperti mereka dan itu selalu akan menjadi pertandingan yang sulit, terutama di sini dengan dukungan penggemar mereka," imbuh Lammens.
"Maksud saya, Anda tentu saja bisa mengalami hari yang buruk, tetapi ini adalah hari buruk kolektif yang sebenarnya tidak mungkin. Tidak di liga ini, tidak melawan tim-tim itu jadi kita perlu belajar dari itu," tegasnya.
Manchester United memiliki banyak waktu untuk merenungkan kekalahan itu di timur laut karena tersingkir di putaran ketiga FA Cup dan kurangnya sepak bola Eropa berarti tidak akan kembali beraksi hingga 15 Maret di kandang melawan Aston Villa.
Editor : Satria Putra Sejati