RADAR JOGJA - Setelah tersingkir dari kompetisi Eropa di tengah pekan, Inter harus mengesampingkan kekecewaan itu pada Minggu (1/3) dini hari, ketika menjamu Genoa yang terancam degradasi di Serie A.
Meskipun Inter dipermalukan oleh Bodo/Glimt di San Siro, mereka tetap menjadi favorit utama untuk meraih Scudetto setelah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di liga.
Tertinggal dua gol setelah kalah di Norwegia, Inter membutuhkan kebangkitan besar ketika menjamu tim pendatang baru Norwegia, Bodo/Glimt, di Milan untuk leg kedua babak playoff Liga Champions.
Namun, pertandingan di San Siro berakhir dengan tuan rumah gagal lolos ke babak 16 besar, karena Bodo mencetak dua gol melalui serangan balik untuk menang 2-1 pada hari itu dan, luar biasanya, 5-2 secara agregat.
Meskipun Alessandro Bastoni terlambat mencetak gol balasan, Inter membayar mahal atas penyelesaian yang kurang baik tanpa kehadiran pencetak gol terbanyak dan kapten Lautaro Martinez dimana mereka melepaskan 30 tembakan tetapi hanya tujuh yang tepat sasaran.
Setelah tersingkir dengan hasil yang kurang memuaskan, juara Eropa tiga kali ini harus berkonsentrasi pada urusan domestik, dengan tim asuhan Cristian Chivu masih berada di jalur untuk meraih gelar ganda liga dan piala.
Inter siap merebut kembali gelar Italia, setelah meraih tujuh kemenangan beruntun di Serie A, sementara semifinal Coppa Italia dua leg melawan Como akan segera berlangsung.
Pekan lalu, kemenangan 2-0 di Lecce diraih berkat gol-gol di menit-menit akhir dari pemain pengganti Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji, yang membuat anak asuh Chivu unggul 10 poin dari rival sekota AC Milan.
Setelah memenangkan semua kecuali satu dari 14 pertandingan Serie A terakhir, dengan rata-rata 2,6 gol per pertandingan, Nerazzurri tentu akan sulit dihentikan dan sejarah menunjukkan mereka seharusnya menang lagi akhir pekan ini.
Sangat dominan melawan Genoa, Inter telah memenangkan 11 pertandingan kandang terakhir, dengan mencatatkan sembilan clean sheet dalam prosesnya.
Setelah kekalahan kandang 2-1 di laga tandang musim ini, Genoa belum pernah menang dan kalah dalam 10 dari 13 pertemuan liga terakhir kedua klub, hanya mencetak lima gol.
Bahkan, kemenangan terakhir Grifone atas Inter terjadi pada Februari 2018, jadi preseden akan sangat merugikan ketika kembali ke San Siro.
Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Villarreal La Liga Sabtu 28 Februari 2026
Kemenangan kandang 3-0 pekan lalu melawan Torino membantu Genoa dalam perjuangan bertahan di Serie A, karena memanfaatkan sepenuhnya lawan yang bermain dengan 10 pemain tepat sebelum jeda babak pertama.
Sejak kedatangan Daniele De Rossi sebagai pelatih kepala pada musim gugur, hanya Inter, Como, dan Juventus yang mencetak lebih banyak gol, dan lini depan yang sebelumnya kurang produktif kini memiliki tingkat konversi tembakan terbaik di liga selama periode tersebut.
Meskipun masih kurang konsisten di lini belakang, klub asal Liguria ini juga berhasil menjaga gawangnya tetap bersih dalam dua pertandingan terakhir.
Namun, mereka tetap berada dalam bahaya besar, hanya berjarak tiga poin di atas zona degradasi sebagai salah satu dari enam tim yang bersaing untuk menghindari tempat degradasi terakhir.
Head to head:
15/12/2025 Genoa 1-2 Inter
23/02/2025 Inter 1-0 Genoa
17/08/2024 Genoa 2-2 Inter
05/03/2024 Inter 2-1 Genoa
30/12/2023 Genoa 1-1 Inter
Prediksi susunan pemain:
Inter (3-5-2):
Sommer (GK); Bisseck, Akanji, Augusto; Henrique, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Bonny, Esposito
Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs West Ham Premier League Sabtu 28 Februari 2026
Genoa (3-4-2-1):
Bijlow (GK); Marcandalli, Ostigard, Vasquez; Sabelli, Frendrup, Malinovskyi, Martin; Baldanzi, Vitinha; Colombo
Prediksi:
Kami katakan: Inter Milan 3-1 Genoa
Dominan di kompetisi domestik, Inter akan melanjutkan rangkaian supremasi melawan Genoa, meskipun menderita kekalahan menyakitkan di kompetisi Eropa.
Nerazzurri akan memiliki sesuatu untuk dibuktikan di depan para penggemar mereka, sementara kemenangan lain akan membawa mereka lebih dekat ke gelar juara.
Editor : Satria Putra Sejati