RADAR JOGJA – Stadion Gelora Bumi Kartini akan menjadi venue pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 saat Persijap Jepara menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (21/2) malam.
Laskar Kalinyamat berada di zona degradasi atau peringkat ke-17 dengan 15 poin, berbanding terbalik dengan Green Force di posisi kelima dengan 35 poin.
Meskipun perbedaan tersebut sangat kontras, Persijap tetap optimis bisa meraih kemenangan atas Persebaya yang takluk dari Bhayangkara FC di laga terakhir.
Menariknya lagi, ini merupakan laga perdana pelatih Mario Lemos yang sebelumnya didapuk sebagai direktur Teknik dan posisinya digantikan oleh Divaldo Alves.
Lemos mengatakan persiapan melawan Persebaya sangat baik, namun menegaskan pertandingan ini tidak akan berjalan dengan mudah.
“Namun yang pasti, semua pemain sudah tahu tugasnya masing-masing. Semua pemain siap untuk pertandingan ini,” ujar Lemos.
Kekalahan 4-0 dari Malut United dalam laga terakhir telah menjadi evaluasi tim kepelatihan yang kini telah dijadikan modal untuk melawan Persebaya.
“Kita harus bisa bertahan, menyerang juga transisi dengan sama baiknya. Kita harus mencetak gol dan tentu kita ingin menang,” tambahnya.
Mengenai kebugaran pemain di bulan suci Ramadan, pelatih asal Portugal tersebut mengaku tak risau karena yang menjalankan ibadah puasa tidak hanya pemainnya saja.
Juga, dia sudah terbiasa dengan bulan Ramadan karena sebelumnya pernah berkarir di Malaysia dan Bangladesh.
“Saya rasa ini tidak akan jadi kendala dan yakin pemain tetap punya mental kuat dalam menjalankan kewajibannya meski mereka berpuasa pada siang harinya,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati