Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih Santos Tak Ingin Memainkan Neymar Secara Terburu-buru Setelah Operasi

Satria Putra Sejati • Sabtu, 7 Februari 2026 | 11:45 WIB
Neymar panjatkan doa setelah berhasil hindarkan Santos dari degradasi
Neymar panjatkan doa setelah berhasil hindarkan Santos dari degradasi

RADAR JOGJA - Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, merasa optimis dengan kemajuan Neymar setelah operasi lututnya pada bulan Desember, tetapi tidak akan terburu-buru memulangkannya.

Neymar, yang berusia 34 tahun pada hari Kamis, kembali berlatih pekan ini setelah absen sejak 22 Desember ketika ia menjalani operasi artroskopik pada lutut kirinya untuk memperbaiki meniskus yang rusak.

Di tengah laporan bahwa Neymar dapat tampil pada pekan ini di Club Noroeste di Campeonato Paulista, Vojvoda mengatakan dia sudah kembali bersama tim.

"Tetapi pemain seperti dia, yang sedang mempersiapkan diri untuk tujuan penting, perlu dalam kondisi yang baik untuk kembali.

"Dia sepenuhnya berdedikasi sehingga, ketika dia melangkah ke lapangan lagi, dia dapat tampil seperti yang diharapkan semua orang. Dia menginginkan Piala Dunia. Dia perlu berlatih, bertarung satu lawan satu dalam latihan ... Dia adalah manusia. Kami tidak akan terburu-buru memulangkannya. Saya adalah orang pertama yang membutuhkannya, begitu juga rekan-rekan setimnya. Tetapi kami ingin dia sehat."

"Ketika dia dalam kondisi prima, dia membuat perbedaan penting yang tidak bisa dilakukan orang lain," tambah Vojvoda.

Neymar, yang membantu Santos menghindari degradasi musim lalu, fokus untuk mendapatkan tempat di skuad Piala Dunia Brasil.

Cedera telah mencegah pencetak gol terbanyak sepanjang masa negara itu dengan 79 gol untuk bermain bagi Brasil sejak Oktober 2023.

Penyerang Brasil Gabriel Barbosa 'Gabigol', yang bergabung dengan Santos dengan status pinjaman dari Cruzeiro bulan lalu, ingin mengurangi tekanan pada Neymar.

"Saya tidak melihatnya sebagai penyelamat bangsa," kata 'Gabigol'. "Jika itu masalahnya, tim lain tidak akan pernah kalah karena mereka memiliki pemain hebat.

"Dia hanyalah pemain, pemain yang sangat penting, idola grup dan kapten. Dia memiliki kepemimpinan yang hebat. Kami berharap dapat membantunya agar dia tidak kewalahan dan dapat menikmati dirinya sendiri. Kami berharap dia kembali 100%, tanpa tekanan, dengan tenang, untuk membantu Santos dan tim nasional."

Editor : Satria Putra Sejati
#santos #Juan Pablo Vojvoda #gabriel barbosa #neymar #gabigol