Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Tak Bantah Rumor Jop van der Avert ke PSIM Jogja, sebagai Solusi Perkuat Lini Belakang

Fahmi Fahriza • Kamis, 29 Januari 2026 | 21:52 WIB

 

Van Gastel Tak Bantah Rumor Jop van der Avert ke PSIM
Van Gastel Tak Bantah Rumor Jop van der Avert ke PSIM

JOGJA - Rumor kedatangan pemain asing baru kembali menguat di tubuh PSIM Jogja. Kali ini nama bek tengah asal Belanda Jop van der Avert disebut-sebut masuk radar manajemen Laskar Mataram untuk memperkuat lini pertahanan di sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Pemain berusia 25 tahun itu berstatus tanpa klub sejak 1 Januari 2026, setelah terakhir kali memperkuat Cheongju FC yang berlaga di K League 2, kasta kedua Liga Korea Selatan.

Secara statistik, Jop berposisi utama sebagai bek tengah, namun juga mampu bermain di posisi bek kiri. Posturnya terbilang ideal untuk seorang stopper dengan tinggi badan 186cm.

Dalam perjalanan kariernya Jop van der Avert cukup lama menimba ilmu di Belanda. Ia sempat membela tim muda NAC Breda, kemudian melanjutkan karier ke Willem II, sebelum memperkuat FC Dordrecht di kompetisi Eerste Divisie.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel tak sepenuhnya menepis rumor tersebut. Saat dikonfirmasi, pelatih asal Belanda itu mengakui manajemen memang tengah bekerja keras mencari tambahan pemain bertahan.

"Ya, saya tahu rumor itu karena manajemen sedang bekerja keras. Semua orang melihat apa yang terjadi di pertandingan terakhir, kami kalah dari Persebaya. Jadi kami harus memperkuat lini belakang, terutama di posisi bek," ujar Van Gastel, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan, kebutuhan akan pemain bertahan menjadi salah satu prioritas, mengingat keterbatasan opsi yang dimiliki PSIM saat ini.

"Saya meminta manajemen mencari solusi, mencari pemain bertahan. Mereka sedang bekerja keras untuk itu, tapi untuk saat ini kami masih menunggu. Saya berterima kasih karena manajemen melihat masalah yang kami hadapi dan mencoba menyelesaikannya," lanjutnya.

Terkait sosok Jop van der Avert, Van Gastel mengaku tidak memiliki kedekatan atau mengenalnya secara personal, meski pernah berhadapan dengannya di level kompetisi. "Saya tidak mengenalnya secara pribadi.

Tapi saya pernah bermain melawannya saat dia bermain di FC Dordrecht di liga kedua Belanda," katanya.

Baca Juga: Pohon Beringin Usia Sekitar 600 Tahun di Kompleks Makam Raja-Raja Mataram Kotagede Tumbang, Timpa Rumah, Mobil dan Empat Sepeda Motor

Ditanya apakah nama Jop merupakan rekomendasinya secara langsung, Van Gastel memberi jawaban diplomatis. Menurutnya, mencari pemain di posisi tertentu pada jendela transfer kali ini bukan perkara mudah.

"Kami mencari posisi tertentu dan itu cukup sulit di jendela transfer ini. Jadi seperti yang saya katakan, ini menantang bagi manajemen," ucapnya.

Menariknya, Van Gastel sempat melempar pernyataan yang cukup memancing perhatian saat ditanya soal peluang atau seberapa besar persentase Jop bergabung dengan PSIM.

"Saya tidak tahu persentasenya. Anda harus bicara dengan manajemen. Tapi jika saya mendorong sedikit lagi, mungkin bisa jadi 99 persen," ujarnya sambil tersenyum.

Meski demikian, ia menegaskan keputusan akhir nantinya tetap berada di tangan manajemen, karena hal tersebut berkaitan erat dengan kondisi anggaran klub. "Pada akhirnya ini tentang manajemen dan anggaran," katanya.

Dia menyebut  saat ini pada dasarnya tidak ada anggaran, tapi pihaknya meminjamkan beberapa pemain untuk menciptakan ruang. "Semoga para investor bisa membantu sedikit agar kami bisa melakukan sesuatu," tandas Van Gastel. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Van Gastel #NAC Breda #PSIM #BRI Super League 2025 2026 #jendela transfer #BRI Super League 2025/2026 #persebaya #eerste divisie #Jop Van der Avert #Sport #FC Dordrecht #BRI Super League #BRI Super League 2026 #PSIM Jogja